Senin, 18 Apr 2022 04:01 WIB

Sahur Pakai Mi Instan? Ini Tipsnya Supaya Nggak Cepat Lapar Saat Puasa

Firdaus Anwar - detikHealth
Bowl of cooked instant noodles with spices food ingredients on a grey wooden table tabletop view Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Stefan Tomic
Jakarta -

Mi instan populer dikonsumsi saat sahur karena praktis meski mungkin tidak mengenyangkan. Dokter ahli gizi menyebut kadar glikemik yang tinggi jadi alasan mengapa orang yang sahur dengan mi instan bisa lebih cepat merasa lapar saat berpuasa.

"Mi instan itu mengandung kadar glikemik yang tinggi, energi yang kita keluarkan banyak, sehingga cepat lapar," kata dr Tirta Prawita Sari, MSc, SPGK, beberapa waktu lalu.

Selain itu bumbu pada mi instan juga dikenal mengandung garam yang tinggi. Dampaknya bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh, membuat seseorang jadi lebih mudah haus.

Lalu bagaimana supaya sahur dengan mi instan jadi lebih sehat?

Spesialis gizi klinik dr Diana F Suganda, SpGK, menyarankan menambah sumber protein pada mi. Contohnya telur atau bakso untuk membantu rasa kenyang dapat bertahan lebih lama.

Selain itu masukkan juga sayur-sayuran sebagai sumber serat. Sayuran yang kaya serat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh.

"Jika memang terpaksa, kita anggap mi instan itu sebagai karbohidratnya nah harus dilengkapi nih dengan sumber protein misal ditambahkan telur atau bakso. Jangan lupa tambahkan sayuran sebagai sumber serat biar lebih kenyang," paparnya.



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)