4 Negara Laporkan Hepatitis Misterius pada Anak, Ini Gejala yang Ditemukan

ADVERTISEMENT

4 Negara Laporkan Hepatitis Misterius pada Anak, Ini Gejala yang Ditemukan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Senin, 18 Apr 2022 15:50 WIB
Hepatitis
Foto: Thinkstock
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC) meminta masyarakat mewaspadai gejala terkait hepatitis misterius. Belakangan, kasus hepatitis misterius dilaporkan meningkat, kebanyakan pada usia anak rentang dua hingga 5 tahun.

Inggris misalnya, sejak Januari 2022 Badan Kesehatan Masyarakat Inggris sudah menyelidiki 74 kasus hepatitis misterius. Disebut hepatitis misterius lantaran otoritas kesehatan tidak menemukan virus hepatitis A, B, C, D, dan E sebagai penyebabnya melainkan jejak SARS-CoV-2 hingga adenovirus di beberapa kasus anak.

Gejala Pasien Hepatitis Misterius

ECDC meminta masyarakat mewaspadai keluhan hepatitis misterius seperti gejala penyakit kuning, meliputi:

  • Urine dengan warna kecokelatan seperti air teh
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut
  • Demam
  • Mual dan muntah
  • Masalah perut
  • Warna feses yang terang

Selain Inggris, ada beberapa negara Eropa yang melaporkan kasus serupa:

  • Irlandia: 5 kasus
  • Spanyol: 3 kasus
  • Amerika Serikat: 9 kasus

Sefatal Apa yang Terpapar?

ECDC melaporkan beberapa anak yang terkena hepatitis misterius mengidap gagal hati akut dan beberapa di antaranya bahkan harus menjalani transplantasi hati.

Hepatitis sendiri sebenarnya adalah kondisi saat pasien mengalami peradangan hati, organ vital untuk memproses nutrisi, menyaring darah, dan melawan infeksi. Peradangan ini bisa berdampak pada fungsi hati, sementara tingkat keparahan penyakit bervariasi tergantung penyebabnya.

Ada beberapa jenis hepatitis ringan dan tidak memerlukan pengobatan, tetapi adapula pasien yang mengalami kondisi kronis sehingga berakibat fatal. Namun, khusus terkait kasus hepatitis misterius, masih belum jelas penyebabnya.

UK Health Security Agency hanya memastikan hepatitis misterius tidak terkait vaksin COVID-19. Para ilmuwan dan dokter tengah mempertimbangkan kemungkinan penyebab termasuk COVID-19, infeksi virus lain, dan faktor lingkungan.

Menurut UKHSA, salah satu dari sejumlah penyebab paling potensial adalah adenovirus.

"Adenovirus adalah keluarga virus umum yang biasanya menyebabkan berbagai penyakit ringan dan kebanyakan orang sembuh tanpa komplikasi," kata UKHSA, dikutip dari Euro News.



Simak Video "Bakal Ada Studi Multi-Negara untuk Ungkap Penyebab Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT