Rabu, 20 Apr 2022 08:28 WIB

Heboh India Vs WHO Gegara COVID-19, Ini Penyebabnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah warga di India bersikeras menghadiri festival atau tradisi tahunan Rath Yatra ke-144 meski tengah dibayangi ancaman gelombang Covid-19 ketiga. Foto: AP Photo
Jakarta -

India dituduh berusaha menunda upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi jumlah kematian global akibat COVID-19. Perhitungan yang dilakukan WHO menyebut ada sekitar 3,5 juta kematian COVID-19 di India.

Jumlah resmi kematian akibat COVID-19 di India adalah 520.000. Tetapi menurut analisis dan investigasi mendalam terhadap data oleh WHO, totalnya lebih dari 4 juta, yang sejauh ini merupakan negara dengan jumlah kematian tertinggi di dunia.

Angka tersebut sesuai dengan perkiraan sebelumnya yang dibuat oleh para ilmuwan, analis data, dan jurnal medis. Mereka memperkirakan jumlah kematian akibat COVID-19 di India hingga 10 kali lebih tinggi daripada yang tercatat dalam statistik resmi.

Pemerintah India mengatakan sedang berdiskusi dengan WHO. Mereka keberatan dengan angka yang dipublikasikan mengenai hasil kematian tersebut.

"Keberatan dasar India bukan pada hasil (apa pun yang mungkin terjadi) melainkan metodologi yang diadopsi untuk hal yang sama," kata pemerintah India dikutip dari The Guardian, Rabu (20/4/2022).

Menurut Kementerian Kesehatan India model matematika WHO tentang situasi pandemi ini 'dipertanyakan' dan 'tidak terbukti secara statistik.

"Tanggapan yang memuaskan belum diterima dari WHO," ungkap Kementerian Kesehatan India.



Simak Video "5 Temuan yang Diklaim Bisa Mengatasi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)