Jumat, 22 Apr 2022 11:35 WIB

e-Life: Puasa, Remaja, dan Eating Disorder

Nada Celesta - detikHealth
Jakarta -

Persoalan menahan lapar dan haus memang cukup menantang pada saat berpuasa. Namun, bagi pejuang eating disorder, tantangan berpuasa jauh lebih pelik daripada itu.

Berpuasa di bulan Ramadhan dikhawatirkan memicu eating disorder untuk memburuk. Pejuang eating disorder kerap mengalami bias saat berpuasa, yaitu berpuasa bukan karena iman, melainkan karena eating disorder yang diidap.

Kegiatan makan berlebihan atau binge eating saat sahur dan buka juga cenderung dilakukan. Hal ini kemudian mengakibatkan rasa bersalah yang teramat sangat, lalu diikuti oleh tindakan memuntahkan makanan.

Gangguan ini juga bisa dialami oleh mereka yang berusia remaja. Kurangnya kesadaran mengenai topik eating disorder bisa memperparah keadaan ini. Baik bagi penderitanya, maupun bagi orang-orang di sekitarnya.

Lantas, mungkinkah pejuang eating disorder menjalani puasa Ramadhan dengan sehat dan aman? Apa saja yang perlu diperhatikan?

Oleh karena itu, e-Life sore ini mengangkat judul 'Puasa, Remaja, dan Eating Disorder' bersama Psikolog Anak dan Remaja, Kanti S. Pernama, M.Psi., Psikolog.

Jangan lewatkan tayangannya, Jumat (22/4/22) pukul 16.00 WIB LIVE hanya di detikcom.

(mjt/mjt)