Senin, 25 Apr 2022 13:45 WIB

PeduliLindungi Kini Bisa Cek Riwayat Kesehatan Keluarga, Data Dijamin Aman?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
ilustrasi laptop Foto: thinkstock
Jakarta -

Dalam rangka mengembangkan respons deteksi dini dan kesehatan, Kementerian Kesehatan RI akan mulai merilis platform layanan integrasi kesehatan bernama Indonesia Health Service (IHS).

Platform ini nantinya akan terhubung dengan aplikasi PeduliLindungi dan berisi layanan kesehatan yang bisa digunakan seperti layanan COVID-19, layanan laboratorium, dan layanan rekam medis.

Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan RI Setiaji mengatakan nantinya masyarakat tidak hanya bisa mengecek riwayat medis pribadi namun juga bisa megecek riwayat medis anggota keluarganya.

"Nantinya masyarakat bisa mengakses data individunya sendiri, termasuk famili-nya. Misalnya anak kita nanti akan imunisasi BCG, campak, dan lain sebagainya nanti itu sertifikat vaksinnya, imunisasinya, juga akan muncul di dalam aplikasi yang mereka miliki," jelasnya dalam konferensi pers virrtual, Senin (25/4/2022).

Lantas bagaimana data-data dalam platform ini nantinya akan digunakan dan bagaimana keamanannya?

Setiaji menjelaskan data yang digunakan dalam platform ini akan ada dua macam, yaitu yang bersifat tertutup dan terbuka. Data yang sifatnya terbuka untuk publik hanya akan menampilkan jumlah atau agregat saja, seperti data kasus COVID-19 sekarang ini.

Data yang tertutup hanya individu yang bisa mengaksesnya dan tersimpan di rumah sakit tempat pasien melakukan layanan medis.

"Data itu tetap ada di masing-masing rumah sakit, paling yang kita ambil hanya resume medis untuk peningkatan layana kesehatan, nah selain ada pada aplikasi yang dipegang masing-masing individu tadi," imbuh Setiaji.

"Kalo secara publik bukan data pribadi yang kita share tetapi yang sifatnya agregat," lanjutnya.



Simak Video "Bantahan Tegas Kemenkes RI soal Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)