Rabu, 27 Apr 2022 16:57 WIB

Gaduh di Eropa, BPOM Pastikan Vaksin Moderna di RI Tak Terkontaminasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
BPOM izinkan penggunaan darurat 5 vaksin sebagai booster vaksin COVID-19. Vaksin booster itu akan diberikan kepada masyarakat umum pada 12 Januari mendatang. BPOM RI pastikan vaksin Moderna di RI tidak terkontaminasi. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan vaksin Moderna yang tersebar di Indonesia tak terkontaminasi benda asing. Pengujian sampel dilakukan BPOM di seluruh wilayah Indonesia, menyusul laporan Eropa terkait temuan benda asing di salah satu vial atau botol vaksin Moderna.

"Sebagai upaya pemastian mutu vaksin yang beredar di Indonesia, Badan POM telah melakukan sampling dan pengujian terhadap Vaksin COVID-19 Moderna (Spikevax) produksi Rovi Pharma Industrial Services S.A., Spanyol yang masuk ke wilayah Indonesia," buka BPOM dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Rabu (27/4/2022).

"Hasilnya, tidak ditemukan adanya partikel asing, sehingga vaksin COVID-19 Moderna (Spikevax) tersebut memenuhi syarat pemberian untuk digunakan di Indonesia," lanjut BPOM.

BPOM juga menekankan bets vaksin COVID-19 Moderna (Spikevax) mengandung bahan asing yang diproduksi di Rovi Pharma Industrial Services S.A., Spanyol adalah vaksin dengan nomor bets 000190A.

Sementara berdasarkan data importasi ke Indonesia, tidak terdapat vaksin COVID-19 Moderna (Spikevax) dengan nomor bets 000190A.

Lebih lanjut, BPOM memastikan bakal terus mengawal keamanan vaksin COVID-19 sebelum maupun sudah beredar. Karenanya masyarakat diminta tidak resah dengan adanya pemberitaan vaksin Moderna terkontaminasi benda asing.



Simak Video "Vaksin Moderna Diklaim Aman untuk Anak 6-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)