Kamis, 28 Apr 2022 15:36 WIB

Mantan Kepala BIN Dirawat dr Terawan dkk Akibat DBD, Waspadai 5 Gejalanya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
AM Hendropriyono dalam acara konser Sumpah Pemuda yang digelar Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta -

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) AM Hendropriyono, tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto lantara mengidap Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kabar ini dikonfirmasi oleh anaknya, Diaz Hendropriyono. Sang anak juga menuturkan ayahnya dirawat oleh tim dokter Terawan Agus Putranto. "Iya (DBD), kondisi baik hanya perlu waktu untuk istirahat, karena trombositnya cukup rendah," katanya kepada detikcom, Kamis (28/4/2022).

Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti, habitat umumnya ada di daerah panas dan lembap. DBD merupakan penyakit yang cukup dikenal di Indonesia, ditambah iklim Indonesia yang tropis-subtropis menyebabkan penyakit ini berkembang pesat.

Dikutip dari CNN, ada beberapa gejala DBD yang harus diwaspadai, yaitu:

1. Demam tinggi

Demam merupakan gejala awal yang umum dijumpai pada pengidap DBD, biasanya disertai pening di kepala. Demam tinggi ini biasanya bisa sampai 40 derajat Celcius.

2. Sakit Kepala Disertai Nyeri

Pengidap DBD akan mengalami sakit kepala yang disertai nyeri pada area tulang, otot, dan sendi. Gejala ini biasanya disertai juga tubuh yang lemas.

3. Mual

Pengidap DBD akan mengalami mual dan muntah-muntah. Ketika dipaksakan makan biasanya akan dimuntahkan kembali sebab mual tidak tertahan.

4. Sakit di Belakang Mata

Bagian belakang mata akan terasa sakit tiba-tiba. Biasanya sakit di belakang mata akan sangat terasa ketika pengidap DBD menunduk atau menggerakkan mata.

5. Ruam atau Bintik Merah

Biasanya gejala ini yang menjadi ciri khas DBD berupa bercak-bercak kemerahan. Bintik-bintik merah tersebut akan berkelompok dan menyatu sehingga terlihat seperti ruam.

Pada kasus yang berbahaya, DBD bisa memburuk dan mengancam jiwa. Gejala berat ini biasanya dimulai dalam 24-48 jam setelah demam turun. Virus dengue ini menyebabkan jumlah trombosit di dalam tubuh turun drastis.

Penurunan trombosit ini bisa disertasi gejala berupa:

  • Sakit perut
  • Muntah berkisar 3x dalam 24 jam
  • Pendarahan pada hidung atau gusi
  • Muntah darah atau darah di tinja
  • Lelah dan gelisah
  • Oliguria (produksi urine berkurang)

Gejala DBD biasanya muncul dalam 4-7 hari setelah gigitan nyamuk. Demam terkadang bisa turun drastis dan terlihat normal namun bisa kembali naik tiba-tiba. Maka dari itu jika mengalami gejala-gejala di atas segera lakukan pengobatan ke dokter.



Simak Video "Fogging Bisa Memberantas Nyamuk Penyebab DBD? Ini Kata Ahli"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)