Jumat, 29 Apr 2022 07:10 WIB

Hailey Bieber Ceritakan Kondisinya Saat Terserang Stroke

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
US model Hailey Rhode Baldwin Bieber arrives for the 2021 Met Gala at the Metropolitan Museum of Art on September 13, 2021 in New York. - This years Met Gala has a distinctively youthful imprint, hosted by singer Billie Eilish, actor Timothee Chalamet, poet Amanda Gorman and tennis star Naomi Osaka, none of them older than 25. The 2021 theme is In America: A Lexicon of Fashion. (Photo by Angela WEISS / AFP) Hailey Bieber. (Foto: Dimitrios Kambouris / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Jakarta -

Hailey Bieber menceritakan pengalamannya saat dirawat di rumah sakit kala ia mengalami gejala stroke. Ia menggambarkan momen tersebut sebagai hari yang paling menakutkan dalam hidupnya.

Bercerita dalam video Youtube yang diunggahnya belum lama ini, Hailey Bieber mengatakan awalnya ia sedang duduk sarapan dengan Justin Bieber dan bercakap-cakap seperti hari biasanya sebelum mengalami gejala stroke.

Model berusia 25 tahun merasakan sensasi yang sangat aneh, lengan dari bahu hingga ujung jarinya seperti sangat mati rasa.

"Kemudian, sisi kanan wajah saya mulai terkulai, saya tidak bisa berkata-kata apapun. Saat itu, saya langsung berpikir terkena serangan stroke," kata Hailey dalam videonya.

Ia langsung dibawa ke rumah sakit dan petugas medis segera datang memeriksanya. Dokter mendiagnosisnya menderita gumpalan darah kecil di otaknya, yang diberi label dan dikategorikan sebagai TIA, Transient Ischemic Attack (TIA).

"Jadi pada dasarnya, mereka melakukan beberapa pemindaian dan mereka dapat melihat saya menderita gumpalan darah kecil di otak saya, yang mereka beri label dan kategorikan sebagai sesuatu yang disebut TIA," kata Hailey.

"Rasanya seperti terkena stroke, hanya saja tubuh saya mampu mengatasinya dengan cukup cepat dan kemudian saya tidak memiliki masalah lagi," sambungnya.

Dikutip dari Mayo Clinic, Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan adalah serangan stroke yang berlangsung singkat dan bisa pulih dalam beberapa jam. Penyebab stroke ringan adalah penyumbatan di pembuluh darah yang menyalurkan darah ke otak.

Serangan iskemik transien mungkin merupakan tanda peringatan stroke di masa depan. Gejalanya meliputi kelemahan pada satu sisi tubuh, masalah penglihatan dan bicara tidak jelas



Simak Video "Ini Ternyata Tanda-tanda Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)