Sabtu, 30 Apr 2022 03:40 WIB

Round up

Misteri Ratusan Alumni SMA Top di AS Idap Tumor Ganas Glioblastoma

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Computer screens in laboratory. Brain scans and coronavirus research Ilustrasi. (Foto: Getty Images/janiecbros)
Jakarta -

Lebih dari 100 orang alumni dari sekolah menengah yang sama telah didiagnosis menderita tumor otak. Investigasi masih berlanjut namun diduga tanah yang terkontaminasi uranium di sekolah membuat mereka sakit.

Para alumni, yang semuanya bersekolah di Colonia High School di Woodbridge, New Jersey, mengidap glioblastoma 'langka' bertahun-tahun setelah belajar atau bekerja di sana.

Kasus ini terungkap setelah salah satu alumni, Al Lupiano, menemukan keterkaitan bahwa dia, istrinya, dan saudari perempuannya punya penyakit yang sama. Mereka bertiga adalah alumni Colonia High School.

Dikutip dari Daily Mail, Sabtu (30/4/2022), Al Lupiano mengungkapkan bahwa dia menderita tumor otak 20 tahun yang lalu, sebelum istrinya memiliki satu dan begitu pula saudara perempuannya, yang meninggal pada Februari dalam usia 44 tahun. Pria berusia 50 tahun itu mengklaim penyakit itu dapat ditelusuri kembali ke pabrik pengambilan sampel terdekat yang berurusan dengan uranium untuk bom atom pertama di bawah Proyek Manhattan.

Dia bersumpah akan mengungkap penyebab penyakitnya, menambahkan: 'Saya tidak akan beristirahat sampai saya mendapat jawaban'.

Glioblastoma atau glioblastoma multiforme merupakan sebuah jenis tumor otak ganas yang menyerang otak atau sumsum tulang belakang.

Tumor tersebut terbentuk dari sel astrosit yang berfungsi untuk mendukung kerja sel saraf. Glioblastoma dapat muncul di berbagai usia, tapi, lebih sering muncul pada orang yang lebih tua.

Gejala glioblastoma

Tanda-tanda peringatan bervariasi tergantung di mana kanker berada di otak. Gejala termasuk:

  • Sakit kepala terus menerus
  • Penglihatan ganda atau kabur
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
  • Perubahan suasana hati
  • Kejang



Simak Video "Isi Surat Ibu yang Minta Ganja Medis Dilegalkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)