Kamis, 05 Mei 2022 18:00 WIB

Jangan Digendong Terbalik, Begini Pertolongan Pertama Korban Tenggelam

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
ilustrasi Petolongan pertama korban tenggelam (Foto: Dok.Detikcom)
Jakarta -

Di media sosial Twitter beredar video viral aksi wisatawan yang menyelamatkan 3 korban tenggelam diduga di Pantai Soge, Pacitan. Pada video terlihat adegan salah satu korban digendong terbalik oleh wisatawan lain untuk menyelamatkan korban.

Ahli kesehatan jantung dr Vito A Damay, SpJP, dari Siloam Hospital Karawaci menegaskan bahwa cara menggendong terbalik untuk menolong korban tenggelam sebetulnya keliru. Membalik tubuh korban tenggelam tidak bermanfaat dalam mengembalikan fungsi jantung malah hanya membuang waktu berharga untuk menyelamatkan nyawa.

"Jadi waktu memastikan apakah dia (korban) sadar atau enggak adalah dipanggil, ditepok atau guncang bahunya. Dalam 10 detik tidak ada respons maka kita anggap harus lakukan kompresi dada dan bantuan napas," papar dr Vito pada detikcom beberapa waktu lalu.

Dikutip dari WebMd, di bawah ini langkah-langkah pertolongan pertama pada korban tenggelam:

1. Meminta Bantuan

Minta pertolongan penjaga pantai yang ada di lokasi kejadian. Jika tidak ada, segea hubungi nomor darurat pelayanan medis.

2. Keluarkan Korban dari Air

Jika sendiri dan belum ada bantuan datang, segera keluarkan korban dari air. Baringkan pada area berpasir yang terbuka.

3. Mengecek Napas korban

Letakan telinga kita pada mulut dan hidung korban. Rasakan apakah ada hembusan napas yang keluar, jangan lupa perhatikan juga dada korban apakah masih bergerak.

4. Periksa Denyut Nadi

Periksa denyut nadi korban selama 10 detik. Jika tidak ada tanda denyut nadi, segera lakukan resusitasi jantung paru (RJP).

5. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Rebahkan korban pada posisi telentang. Letakan satu telapak tangan di garis dada, atau bisa dengan memposisikan dua telapak tangan saling menindih. Pastikan tidak mengenai tulang rusuk. Tekan dada pada hitungan 100-120 tekanan per/menit atau lebih. Periksa apakah korban sudah mulai bernafas kembali.

Khusus untuk anak kecil sebelum melakukan RJP. Pastikan untuk melakukan nafas buatan terlebih dulu. Letakan pada posisi berbaring. Naikan dagu dan tarik bagian dahi agak kebelakang. Untuk anak yang lebih tua, tutup hidungnya dan masukan mulut kita ke mulut si anak, membentuk posisi yang rapat. Khusus bayi, tempatkan mulut di atas hidung dan mulut bayi. Tiuplah ke mulut anak itu selama 1 detik. Perhatikan untuk memastikan dada anak tersebut mengembang. Ulangi tiupan nafas untuk kedua kalinya.

Kemudian mulai RJP pada anak, tempatkan telapak satu tangan di tengah dada. Untuk bayi, dengan menempatkan dua jari pada dada. Tekan naik-turun setidaknya 2 inci untuk anak-anak, dan sekitar 1 dan 1/2 inci untuk bayi. Pastikan untuk tidak menekan pada tulang rusuk atau pangkal tulang dada.

Berikan nafas buatan dua tiupan dalam setiap 30 tekanan RJP. Biarkan dada naik sepenuhnya. Periksa apakah anak itu sudah mulai bernapas. Ulangi tahapan ini jika korban masih belum bernafas sampai bantuan tim medis datang.



Simak Video "Isi Surat Ibu yang Minta Ganja Medis Dilegalkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/fds)