Selasa, 10 Mei 2022 08:28 WIB

PPKM Lanjut! Resto Buka Sampai Jam 2 Dini Hari, PCR-Antigen Kegiatan Ini Dicabut

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama dua pekan, hingga 23 Mei 2022 mendatang. Dalam perpanjangan kali ini ada sejumlah aturan yang dihapus, salah satunya syarat tes PCR dan antigen.

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengatakan aturan soal tes PCR dan antigen ini dihapus hanya untuk sejumlah kegiatan saja.

"Perpanjangan PPKM kali kita laksanakan serentak untuk seluruh wilayah di Indonesia," kata Safrizal yang dikutip dalam siaran persnya, Selasa (10/5/2022).

"Secara substansi terdapat beberapa penyesuaian di antaranya perubahan jumlah daerah di setiap level PPKM, khususnya menurunnya jumlah daerah di Level 1 dan Level 3, perubahan jam operasional tempat makan yang mulai beroperasi malam hari, serta meniadakan syarat PCR dan antigen untuk beberapa kegiatan di Jawa-Bali," lanjutnya.

Beberapa kegiatan yang sudah tidak lagi mengharuskan masyarakat untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR dan antigen, seperti pelaksanaan kompetisi olahraga, baik untuk seluruh pemain, ofisial, kru media, staf pendukung, hingga seluruh penonton.

Namun, Safrizal menegaskan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut tetap dipersyaratkan untuk mendapatkan vaksinasi minimal dosis kedua.

Selain menghapus syarat tes PCR dan antigen untuk beberapa kegiatan, PPKM kali ini juga sudah memperbolehkan restoran atau rumah makan beroperasi hingga pukul 02.00 dini hari.

"Khusus pengaturan pada PPKM Jawa Bali, penyesuaian juga dilakukan pada jam operasional restoran/rumah makan yang mulai beroperasi pada malam hari untuk dapat buka hingga pukul 02.00, dengan kapasitas pengunjung 75 persen untuk daerah dengan PPKM Level 2, dan kapasitas pengunjung 100% untuk daerah dengan PPKM Level 1," jelas Safrizal.

(sao/naf)