Kamis, 12 Mei 2022 11:00 WIB

Mungkinkah Hepatitis Akut Misterius Jadi Pandemi? Ini Prediksi Kemenkes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
HEPATITIS written on a wooden block near a stethoscope, syringe and pills on a blue background. Medical concept (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan hepatitis akut misterius sebagai disease outbreak news (DONs) atau Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 15 April 2022 lalu. Ini menyusul banyaknya kasus penyakit misterius yang ditemukan di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Meski sudah meluas ke banyak negara, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperkirakan WHO tidak akan menetapkan status hepatitis misterius menjadi pandemi seperti COVID-19 karena beberapa alasan.

"Kalau dilihat dari data yang ada, tidak ada peningkatan yang signifikan kasus (hepatitis misterius) ini," beber juru bicara Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi dalam agenda daring, Rabu (11/5/2022).

Dalam penjelasannya, dr Nadia mengatakan ada beberapa kasus hepatitis misterius yang dirawat di rumah sakit. Namun, tidak terlihat adanya peningkatan yang luar biasa.

"Dari 20 negara melaporkan kasus (hepatitis misterius), hanya enam negara yang melaporkan di atas lima kasus," lanjutnya.

dr Nadia menjelaskan saat ini WHO masih menggolongkan hepatitis misterius sebagai outbreak atau wabah. Jadi, potensi penyakit ini akan beralih menjadi pandemi tidak terjadi. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan terjadinya KLB hepatitis misterius di tingkat daerah.



Simak Video "Gejala yang Dialami 18 Pasien di Kasus Dugaan Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)