Rabu, 18 Mei 2022 10:03 WIB

Jokowi Izinkan Lepas Masker, Dokter Paru Masih Sarankan Minimal Satu Lapis

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Blonde woman in isolation at home for virus outbreak Foto: Getty Images/ArtistGNDphotography
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melonggarkan kebijakan penggunaan masker. Ini bisa dilakukan saat masyarakat berada di luar ruangan yang tidak padat orang.

Meski kondisinya sudah cukup aman, dr Erlang Samoedro, SpP, FISR, dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menganjurkan untuk tetap memakai masker. Tujuannya untuk menghindari peningkatan kasus COVID-19 usia Lebaran.

Terkait penggunaan masker, sebelumnya pemerintah menganjurkan untuk menggunakan dua lapis masker atau dobel, yaitu masker medis ditambah dengan masker kain. Ini disarankan untuk mencegah penularan dan menyaring virus yang tersebar di udara.

Lalu, apakah saat ini masih harus pakai masker dobel?

"Cukup (satu lapis masker), cukup, kan untuk menjaga saja," beber dr Erlang pada detikcom, Selasa (17/5/2022).

"Ya paling nggak, kita tetap menggunakan masker untuk menjaga-jaga saja," lanjutnya.

Siapa yang masih wajib memakai masker?

Namun, Presiden Jokowi masih menganjurkan pemakaian masker untuk sebagian kelompok masyarakat. Terlebih bagi mereka yang termasuk kategori kelompok rentan.

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker," katanya saat konferensi pers, Selasa (17/5/2022).

"Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," lanjutnya.



Simak Video "Menkes Sebut Indonesia Berpeluang Bebas Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)