Rabu, 18 Mei 2022 11:00 WIB

Singgung 'Super Immunity', Menkes Sebut Antibodi COVID-19 RI Naik Tajam

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap peningkatan jumlah warga Jawa-Bali yang sudah memiliki antibodi terhadap COVID-19. Berkat percepatan vaksinasi COVID-19 dan infeksi alamiah, ia meyakini masyarakat Indonesia sudah memiliki 'super immunity'.

Menkes menyebut, sebelum momen mudik Lebaran, hasil sero survei menunjukkan jumlah warga Jawa-Bali yang sudah memiliki antibodi terhadap COVID-19 naik dari 93 persen menjadi 99, 2 persen. Kenaikan tersebut disebabkan percepatan vaksinasi COVID-19 dan penularan Omicron yang 20 persen lebih cepat dari Delta. Walhasil, banyak warga RI memiliki antibodi baik dari vaksin atau infeksi alamiah.

Selain itu, kadar antibodi pada setiap warga pun menurutnya terpantau meningkat.

"Kalau bulan Desember rata-rata kadar antibodinya dalam ratusan, kalau saya lihat 500-600, tapi begitu di bulan Maret kita ukur untuk grup yang sama kadar antibodinya ke ribuan mungkin 7.000-8.000," beber Menkes dalam konferensi pers virtual 'Pelonggaran Kewajiban Pemakaian Masker dan Aturan Perjalanan Dalam dan Luar Negeri', Selasa (17/5/2022).

"Ini membuktikan masyarakat kita selain memiliki antibodi tumbuh lebih banyak, tapi juga kadar antibodinya naik lebih tinggi. Karena memang, banyak masyarakat Indonesia yang sudah divaksinasi kemudian terkena Omicron," sambungnya.

Menurutnya, kondisi antibodi 'dobel' dari vaksin COVID-19 disertai infeksi alamiah virus Corona tersebut yang dikenal sebagai 'super immunity'.

"Hasil riset di seluruh dunia menunjukkan bahwa kombinasi vaksin ditambah dengan infeksi membentuk apa yang di kalangan sains disebut super immunity. Jadi kekebalannya tinggi dan bisa bertahan lama," beber Menkes.

"Kita melihat bahwa masyarakat Indonesia sudah memiliki daya tahan terhadap varian baru yang sekarang lagi beredar di seluruh dunia dengan cukup baik," pungkasnya.



Simak Video "3 Poin Penting Seputar 'Super Immunity' yang Perlu Jadi Catatan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/fds)