Minggu, 22 Mei 2022 19:30 WIB

Cacar Monyet Menular Lewat Kontak Fisik, Siapa Saja yang Berisiko Kena?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Cacar monyet: 80 kasus dikonfirmasi di 11 negara, apa sebenarnya cacar ini dan seberapa berbahaya? Foto: BBC World
Jakarta -

Penyakit cacar monyet yang kini merebak di sejumlah negara diduga menular lewat hubungan seksual. Pakar meyakini, diperlukan kajian sesegera mungkin untuk memastikan ada atau tidaknya penyebaran wabah cacar monyet melalui kontak seksual.

"Anda bisa bayangkan seorang wanita tinggal di rumah yang sama, berbagi peralatan dan sebagainya dengan seseorang yang sedang mengalami masa inkubasi (virus cacar monyet), bisa terkena. Namun kita belum mendapatkan kasus itu," ujar pakar penyakit menular Profesor Jimmy Whitworth dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, dikutip dari Newsweek, Minggu (22/5/2022).

"Itulah yang membuat kami agak curiga bahwa mungkin ini (cacar monyet) menular secara seksual, dan kami perlu mencari tahu itu," sambungnya.

Dalam kesempatan lainnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan potensi cacar monyet berkaitan dengan hubungan seks pria dengan pria. Pasalnya, sejumlah kasus cacar monyet teridentifikasi di antara pria yang melakukan hubungan seks sesama jenis, mencari perawatan primer di klinik kesehatan seksual.

Namun begitu terlepas dari orientasi seksual, WHO menegaskan cacar monyet bisa menular lewat kontak dekat. WHO mengingatkan penyakit ini tak hanya menyebar di antara laki-laki dengan hubungan seks sesama jenis.

"Bukti yang ada saat ini menunjukkan bahwa mereka yang paling berisiko (terkena cacar monyet) adalah mereka yang pernah melakukan kontak fisik dekat dengan seseorang yang mengidap monkey pox, sementara mereka masih menunjukkan gejala," terang WHO dalam pernyataannya.

"Orang-orang yang berinteraksi erat dengan seseorang yang menular memiliki risiko lebih besar untuk terinfeksi. Ini termasuk petugas kesehatan, anggota rumah tangga, dan pasangan seksual," imbuh WHO.



Simak Video "Mengenal Cacar Monyet yang Mewabah di Sejumlah Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/fds)