Selasa, 24 Mei 2022 11:16 WIB

Jabodetabek WFO 100 Persen, Yakin Sudah Aman? Ini Pesan Pakar

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Sejumlah pegawai kembali bekerja di kantor usai sebelumnya bekerja dari rumah. Guna cegah virus Corona para pegawai pakai face shield hingga masker saat bekerja Jabodetabek WFO 100 persen, yakin sudah aman? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Seiring adanya tren positif pengendalian pandemi COVID-19, pemerintah melakukan pembaruan aturan PPKM, di mana wilayah Jabodetabek masuk level 1 PPKM. Salah satu pembaruan aturannya yakni pada sistem bekerja dari kantor (WFO), diperbolehkan beroperasi 100 persen.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 100 persen Work from Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja," tertera dalam instruksi yang diterima detikcom, Selasa (24/5/2022).

Ahli epidemiologi Griffith Australia, Dicky Budiman menyebut, di tengah pandemi COVID-19 dan munculnya penyakit baru seperti hepatitis akut misterius, virus Hendra, atau yang terbaru cacar monyet (monkeypox), opsi work from home (WFH) atau bekerja hybrid (WFH dan WFO) tetap harus terbuka.

Bukan tanpa alasan, Dicky menilai opsi tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus di lingkup masyarakat.

"Bekerja WFH atau hybrid itu menjadi satu opsi yang harus tetap kita buka karena wabah itu ada. Misal sekarang ada orang dengan suspek monkeypox atau orang dengan suspek kontak hepatitis akut, itu kan nggak harus WFO," kata Dicky dalam pesan suara yang diterima detikcom, Selasa (24/5/2022).

Menurut Dicky, pemerintah ataupun masyarakat luas harus memahami bahwa masa transisi atau era post COVID (setelah pandemi), tidak akan membawa kita ke masa sebelum pandemi muncul. Sebab, pandemi memberikan banyak dampak pada aspek kehidupan.

"Dunia tidak akan sama sebelumnya (pandemi) karena adanya perubahan kesehatan manusia, hewan, dan ekosistem dunia," imbuhnya.

Meski ada perubahan kebijakan WFO, Dicky mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi, sebagai cara memproteksi diri dari berbagai macam penyakit yang saat ini muncul.

Simak juga video 'Jokowi Tegaskan PPKM Akan Terus Berlanjut Sampai Covid-19 Terkendali 100%':

[Gambas:Video 20detik]



(any/kna)