Selasa, 24 Mei 2022 17:00 WIB

Simak Baik-baik! WHO Bawa Kabar Positif soal Wabah Cacar Monyet

Firdaus Anwar - detikHealth
Geneva, Switzerland - December 03, 2019: World Health Organization (WHO / OMS) Logo at WHO Headquarters Foto: Getty Images/diegograndi
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan warga dunia tidak perlu panik terkait penyakit cacar monyet yang kasusnya kini meluas dari wilayah Afrika. Memang kasus cacar monyet di dunia diprediksi akan semakin bertambah, namun menurut ahli total risiko penyebarannya masih tetap rendah.

Ahli epidemiologi WHO Dr Maria Van Kerkhove menjelaskan cacar monyet tidak mudah menular di antara manusia karena membutuhkan kontak fisik dekat. Risiko penyebarannya lebih rendah dibandingkan COVID-19.

"Ini adalah situasi yang bisa dikendalikan... Kita ingin menghentikan transmisi antarmanusia. Bisa kita lakukan di negara-negara yang bukan endemi penyakit ini," kata Maria seperti dikutip dari BBC, Selasa (24/5/2022).

"Transmisi terjadi ketika ada kontak kulit. Sebagian besar kasus yang dilaporkan juga gejalanya ringan," lanjutnya.

Sejauh ini sudah lebih dari 100 kasus cacar monyet dilaporkan terdeteksi di 16 negara di luar Afrika. Penyebaran virus di beberapa negara diduga didorong oleh aktivitas seksual, meskipun cacar monyet sendiri spesifiknya bukan penyakit infeksi menular seksual.

Cacar monyet menular lewat kontak fisik dengan cairan tubuh dari manusia atau hewan yang sakit. Penularan bisa juga terjadi dari kontak fisik dengan benda atau permukaan yang terkontaminasi.



Simak Video "WHO Tetapkan Saat Ini Cacar Monyet Bukan Darurat Global, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)