ADVERTISEMENT

Rabu, 15 Jun 2022 18:30 WIB

Kualitas Udara DKI Terburuk, Polusi Udara Bisa Pangkas Harapan Hidup 2 Tahun!

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
DKI Jakarta jadi kota terburuk populasi di dunia DKI Jakarta menjadi wilayah dengan kualitas terburuk di dunia. (Foto: Nafilah/detikHealth)
Jakarta -

DKI Jakarta menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di dunia. Per hari ini Rabu (15/6/2022), konsentrasi PM 2.5 di DKI Jakarta meningkat 26,2 kali dari batas pedoman kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berdasarkan laporan Air Quality Index (AQI).

Seperti diketahui, PM 2.5 merupakan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer). Jika terhirup, PM 2.5 bisa berbahaya khususnya pada sistem pernapasan, sehingga bisa muncul sesak napas, iritasi mata, hingga hidung.

Dikutip dari Reuters, Rabu (15/6/2022), sebuah studi terbaru Institut Kebijakan Energi Universitas Chicago (EPIC) menyatakan lebih dari 97 persen populasi global tinggal di daerah di mana polusi udara melebihi tingkat yang direkomendasikan WHO.

Polusi udara kronis dapat memangkas rata-rata harapan hidup global lebih dari 2 tahun per orang, penelitian yang diterbitkan pada hari Selasa (14/6) tersebut menunjukkan dampak ini sebanding dengan merokok dan jauh lebih buruk daripada HIV/AIDS atau terorisme.

Dikatakan dalam studi tersebut jika tingkat PM 2.5 global dikurangi menjadi lima mikrogram per meter kubik seperti yang direkomendasikan oleh WHO, harapan hidup akan meningkat rata-rata 2.2 tahun.

Studi tersebut memperingatkan, polusi udara telah diabaikan sebagai masalah kesehatan masyarakat dan dana untuk mengatasi masalah tersebut masih belum memadai.

"Sekarang pemahaman kita tentang dampak polusi telah meningkat, ada alasan yang lebih kuat bagi pemerintah untuk memprioritaskannya sebagai masalah kebijakan yang mendesak," kata Christa Hasenkopf direktur Indeks Kehidupan Kualitas Udara EPIC.

Dalam studi tersebut juga dikatakan penduduk Asia Selatan diperkirakan kehilangan lima tahun kehidupan akibat polusi kabut asap, dengan India menyumbang sekitar 44% dari peningkatan polusi udara dunia sejak 2013.



Simak Video "Tips Aman Berolahraga di Tengah Buruknya Udara Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT