ADVERTISEMENT

Jumat, 17 Jun 2022 17:31 WIB

Kata Dokter soal Dugaan Serangan Jantung Pengemudi Mercy Meninggal di SCBD

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Polisi evakuasi Mercy yang terlibat tabrakan dengan ojol di SCBD, Jaksel. Foto: Polisi evakuasi Mercy yang terlibat tabrakan dengan ojol di SCBD, Jaksel. (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Mobil Mercedes-Benz (Mercy) bernomor polisi B-309-JEN terlibat kecelakaan dengan ojek online (ojol) di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/6/2022) pagi. Pengemudi Mercy seorang laki-laki berinisial RD (51) dilaporkan meninggal dunia, diduga terkena serangan jantung sehingga mobil yang dikendarainya menabrak ojol.

Ahli kesehatan jantung dari Rumah Sakit Siloam Karawaci dr Vito A Damay, SpJP, menjelaskan jika melihat kondisi pasien yang mengalami dada sesak, ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab kematian.

"Kalau lihat dari berita saja kita masih kurang informasi. Kondisi kecelakaan masih mungkin karena trauma dada perdarahan di jantung atau serangan jantung," katanya saat dihubungi detikcom, Jumat (17/6/2022)

Gejala seperti sakit dada atau sesak napas memang menjadi ciri khas serangan jantung. Namun, dengan adanya dua gejala itu, bukan secara gamblang seseorang bisa disebut terkena serangan jantung. Diperlukan pemeriksaan mendalam untuk mengetahui penyebab pastinya.

"Sakit dada dan sesak napas memang gejala khas serangan jantung dan bisa dipicu karena stres fisik atau stres psikis," ujarnya.



Simak Video "Jangan Takut Cek Jantung di Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT