Jumat, 24 Jun 2022 08:30 WIB

Kabar Baik soal Sinovac! Gejala Lebih Ringan Jika Kena BA.5, Ini Daftarnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kementerian Kesehatan RI akan memulai vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun pada Selasa (14/12) besok. Vaksin yang diberikan merupakan vaksin Sinovac. Kabar baik pengguna Sinovac. (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Kabar baik bagi yang sudah divaksinasi lengkap Sinovac, data Kemenkes RI menunjukkan pasien COVID-19 terpapar Omicron baru BA.5 pada pengguna Sinovac relatif ringan. Menurut dokter spesialis paru RSUP Persahabatan dr Erlina Burhan, ada empat gambaran kondisi pasien yang sudah divaksin Sinovac.

Dua di antaranya baru menerima satu dosis dan berada di rentang usia anak, di bawah 10 tahun. Sementara dua lainnya berusia dewasa muda, 18 tahun ke atas, dan sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 Sinovac.

Berikut data lengkapnya:

Divaksin satu dosis Sinovac

1. Perempuan (S) usia 8 tahun, warga negara indonesia, terinfeksi BA.5

Gejala: demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan

2. Perempuan (WTR) usia 10 tahun, warga negara indonesia, terinfeksi BA.5.

Gejala: demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan

Divaksin lengkap Sinovac atau dua dosis

3. Perempuan (SM) usia 25 tahun, warga negara indonesia, terinfeksi BA.5.

Gejala: demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan

4. Perempuan (SRR) usia 18 tahun, warga negara indonesia, terinfeksi BA.5.

Gejala: demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan

dr Erlina mengingatkan jika ada mereka yang memiliki gejala COVID-19 seperti pilek dan nyeri tenggorokan, terlebih di lingkungan sekitar mengeluhkan gejala serupa, disarankan untuk segera melakukan tes COVID-19.

"Dalam kasus COVID-19 saat ini, apalagi dia memiliki kontak ada yang sakit dan kemudian itu sekitarnya bergejala pilek dan nyeri tenggorokan, sebaiknya melakukan upaya diagnosis dengan tes PCR," sambung dia.

Sebagai gambaran, kasus Omicron BA.4 dan BA.5 diyakini menjadi salah satu penyebab kasus COVID-19 kembali merangkak naik. Per Kamis (26/6) kasus harian bertambah 1.907 pasien, sementara kasus aktif sudah berada di 12.148 pasien.

Data Kemenkes RI di periode yang sama, mencatat 143 kasus Omicron BA.4 dan BA.5, 122 di antaranya terpapar BA.5, sementara 21 sisanya terinfeksi BA.4. Tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, hingga Bali.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)