ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Jun 2022 14:02 WIB

Kabar Baik! Menkes Sebut Penularan COVID-19 RI Masih Level 1, Ini Artinya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menteri Keseahatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan level penularan COVID-19 Indonesia berdasarkan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih berada di level 1. Di tengah ancaman Omicron BA.4 dan BA.5, angka positivity rate juga masih terpantau rendah di bawah 5 persen per Senin (27/6/2022) yakni di 4,07 persen.

Sementara batas aman positivity rate menurut WHO maksimal di 5 persen. Lantas apa artinya level 1 penularan COVID-19 WHO?

Dikutip dari keterangan resmi WHO, level 1 transmisi COVID-19 diartikan risiko infeksi COVID-19 di suatu negara atau wilayah terpantau rendah. Hal ini dikarenakan kasus mingguan tercatat kurang dari 20 per 100 ribu penduduk.

Catatan tersebut biasanya rutin diamati dalam 14 hari terakhir atau dua minggu berturut-turut. Jika insiden kasus konsisten di bawah 20 per 100 ribu penduduk selama dua pekan, penyebaran virus di populasi umum termasuk kasus lokal dinyatakan rendah.

Menurut Menkes, batas maksimal kasus COVID-19 harian di level 1 diperkirakan berada di 7.800 kasus per hari. Sementara sejak Omicron BA.4 dan BA.5 dilaporkan, kasus harian Corona tertinggi berada di 2.000-an kasus yaitu per Jumat (24/6) 2.069 pasien.

"Kalau masih di bawah itu, artinya masih di level 1 PPKM. Di Indonesia saat ini, 2.000-an kasus," terang Menkes.

Meski begitu, Menkes tetap mengimbau masyarakat mewaspadai kemunculan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Data terakhir Kemenkes RI per Minggu (26/6) tercatat sebanyak 388 kasus teridentifikasi Omicron BA.4 dan BA.5.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya