ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Jun 2022 16:49 WIB

Menkes Angkat Bicara soal Ganja Medis, Bakal Upayakan Akses Riset di RI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth
Jakarta -

Wacana legalisasi ganja untuk penggunaan medis kembali mencuat di Tanah Air. Terkait hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah sedang mengkaji untuk membuka akses penelitian terkait penggunaan ganja medis.

"Ganja sebentar lagi akan keluar regulasinya untuk research, bahwa dimanfaatkan untuk research," beber Budi saat berbincang dengan wartawan di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Budi mengaitkan antara fungsi ganja dan morfin. Seperti yang diketahui, morfin masuk dalam golongan opium atau narkotik namun bisa digunakan untuk keperluan medis.

"Ganja itu sama seperti morfin, bahkan lebih keras dari ganja. Itu (morfin-red) kan bisa dipakai untuk yang bermanfaat," katanya.

Terkait legalisasi ganja medis, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Komite Fatwa MUI untuk segera menyiapkan fatwa penggunaan ganja untuk alasan medis.

Ma'ruf menyatakan bahwa fatwa dibutuhkan agar menjadi pedoman para anggota legislatif untuk merumuskan legalisasi ganja medis.

"Bahwa ganja itu memang dilarang dalam Islam. Masalah kesehatan itu MUI harus membuat fatwanya, fatwa baru kebolehannya itu," kata Ma'ruf Amin, dikutip dari situs resmi MUI, Rabu (29/6/2022).



Simak Video "Penggunaan Ganja Medis Juga Punya Risiko, Apa Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT