ADVERTISEMENT

Kamis, 30 Jun 2022 09:30 WIB

Apa Saja Sih Nama Vaksin COVID-19 untuk 12-17 Tahun?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Doctor vaccinating for a boy on blue background. Nama vaksin COVID-19 untuk 12-17 tahun (Foto: Getty Images/iStockphoto/baona)
Jakarta -

Apa saja sih nama vaksin COVID-19 untuk 12-17 tahun? Pertanyaan ini kerap dicari oleh masyarakat lantaran kasus COVID-19 di Indonesia mulai mengalami lonjakan belakangan ini. Mengingat anak termasuk kelompok yang rentan terinfeksi virus Corona, sehingga vaksin dibutuhkan untuk mencegah terjadinya perburukan gejala.

Sebagaimana diketahui, vaksin COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun telah dimulai sejak 30 Juni 2021. Adapun pelaksanaan vaksinasi dilakukan di fasilitas kesehatan dan sejumlah tempat lainnya, seperti pos pelayanan vaksin sekolah atau lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA).

Terdapat beberapa syarat persiapan sebelum anak mendapatkan vaksinasi, yaitu dalam kondisi sehat, tidur yang cukup 8 sampai 10 jam, dan sudah sarapan. Apabila anak memiliki komorbid, pastikan sudah meminum obat sebelum berangkat ke lokasi vaksinasi.

Namun, apabila anak dalam kondisi yang tidak sehat, seperti demam, sembuh dari COVID-19 kurang dari 3 bulan, pasca imunisasi lain kurang dari 1 bulan, sedang menjalani pengobatan kemoterapi/radioterapi, dan lain-lain, sebaiknya tunda vaksinasi serta konsultasikan dengan petugas kesehatan terlebih dahulu. Apa saja sih nama vaksin COVID-19 untuk 12-17 tahun? Simak berikut ini.

Nama Vaksin COVID-19 untuk 12-17 Tahun

Dikutip dari laman covid19.go.id, Kamis (30/6), nama vaksin COVID-19 untuk 12-17 tahun sampai saat ini masih menggunakan vaksin Sinovac dan Pfizer. Vaksin Sinovac diberikan 0,5 ml sebanyak dua kali dengan interval minimal 28 hari. Sedangkan vaksin Pfizer diberikan 0.3 ml sebanyak dua kali dengan interval minimal 21 hari.

Selain itu, orang tua juga harus memahami sejumlah kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) atau efek samping yang kemungkinan akan dialami oleh anak usai mendapatkan vaksinasi. Meski begitu, Reaksi vaksin atau KIPI di dalam tubuh dapat berbeda pada masing-masing individu. Sebagian besar tidak mengalami keluhan atau keluhan ringan pasca vaksinasi.

KIPI biasanya bersifat ringan dan sementara, antara lain:

  • Nyeri pada lengan, di tempat suntikan
  • Sakit kepala atau nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Menggigil
  • Mual atau muntah
  • Rasa lelah
  • Demam (ditandai dengan suhu di atas 37,8° C)
  • Anak juga dapat mengalami gejala mirip flu dan menggigil selama 1-2 hari.


Simak Video "AS Pastikan Izin Vaksin Pfizer untuk Balita Lalui Prosedur Ketat"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT