Satgas Ungkap 99 Persen Pasien COVID RI Kena Varian Omicron

ADVERTISEMENT

Satgas Ungkap 99 Persen Pasien COVID RI Kena Varian Omicron

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 01 Jul 2022 19:15 WIB
Jakarta -

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pro Wiku Adisasmito mengungkapkan adanya tren kenaikan kasus Corona, baik secara global maupun nasional. Hal ini terjadi setelah kemunculan subvarian baru dari Omicron, yakni BA.4 dan BA.5.

Berdasarkan data GISAID, dalam sebulan terakhir 99 persen varian Corona yang dilaporkan di Indonesia adalah varian Omicron. Di dalamnya termasuk kedua subvarian baru BA.4 dan BA.5.

"Secara geografis, persebaran varian ini cukup merata, baik di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi," kata Wiku dalam konferensi pers BNPB, Jumat (1/7/2022).

Selain itu, tren kenaikan juga terjadi pada tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di RSDC Wisma Atlet. Meski begitu, kasus akibat subvarian Omicron ini tidak menimbulkan angka kematian yang tinggi di berbagai negara.

Menurut para ilmuwan, lanjut Wiku, rendahnya tingkat kematian tersebut terjadi karena adanya hybrid immunity.

"Ilmuwan berpendapat bahwa ini karena adanya hybrid immunity, yang ditimbulkan baik karena vaksinasi maupun infeksi COVID-19 yang dialami sebelumnya," jelas Wiku.

"Berkaca dari kasus ini, pemerintah berusaha untuk tetap optimal dalam melakukan seluruh upaya pengendalian. Baik dari vaksinasi maupun implementasi protokol kesehatan," lanjutnya.

(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT