ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 12:38 WIB

Terungkap Alasan COVID di RI Cenderung Landai Meski 'Dihantam' BA.4-BA.5

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai puncak Omicron baru subvarian BA.4 dan BA.5 di Indonesia kemungkinan sudah tercapai. Hal tersebut mengacu pada perbandingan data COVID-19 di Indonesia dengan banyak negara.

Selain itu, Menkes Budi juga menyebut kasus Indonesia bisa jauh lebih rendah dibandingkan negara lainnya karena antibodi populasi masyarakat Indonesia yang masih tinggi.

Berdasarkan sero survei terakhir di bulan Maret, sekitar 99 persen populasi masyarakat Indonesia memiliki antibodi di level 3.000 sampai 4.000. Hasil tersebut lebih tinggi dibandingkan hasil sero survei di bulan Desember lalu, yang hanya menunjukkan antibodi di level 400 sampai 500-an.

"Kenapa Indonesia bisa landai dengan jumlah kasus yang jauh lebih rendah, yang cuma 4 sampai 5 persen dibandingkan dengan puncak sebelumnya. Negara-negara lain puncaknya mencapai 30 persen dari puncak sebelumnya. Salah satu hal yang menjelaskan karena memang sero survei terakhir di bulan Maret menunjukkan antibodi kita masih tinggi," ucapnya saat konferensi pers, Senin (4/7/2022).

"Jadi kalau Desember kita sero survei sekitar 400 sampai 500 san, itu sudah dimiliki oleh 88 persen populasi. Di bulan Maret kemarin kita sero survei 99 persen populasi sudah memiliki antibodi di level 3.000-4.000-an jadi lebih tinggi," lanjutnya.

Di sisi lain, Budi juga mengungkapkan mulai hari ini akan dimulai sero survei yang ketiga untuk mengambil kebijakan yang tepat mengenai protokol kesehatan dan juga vaksinasi.

"Oleh karena itu, untuk bisa mengambil kebijakan yang tepat terutama di bulan Agustus-September, kita akan jalankan sero survei yang ketiga, yaitu mulai hari ini. Diharapkan dalam sebulan hasilnya bisa keluar sehingga kita bisa mengambil kebijakan yang tepat mengenai protokol kesehatan dan juga vaksinasi," sambungnya lagi.



Simak Video "Pascalebaran, Kasus Covid-19 di RI Meningkat Namun..."
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT