ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 19:10 WIB

Batuk-Demam Tak Termasuk! Ini Daftar Gejala Terbanyak Saat Gelombang Corona

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Hospital COVID
Healthcare workers during an intubation procedure to a COVID patient Ilustrasi pasien COVID-19. (Foto: Getty Images/Tempura)
Jakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 kembali terjadi lagi di sejumlah negara di dunia. Kali ini, salah satu penyebabnya adalah kemunculan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Tak hanya jumlah kasus, gelombang Corona kali ini juga membuat gejala yang muncul mengalami perubahan. Gejala apa saja yang saat ini paling banyak dikeluhkan?

Berdasarkan laporan aplikasi studi COVID ZOE, gejala COVID-19 yang paling banyak dilaporkan saat ini adalah sakit kepala. Aplikasi ini digunakan para relawan di Inggris untuk melaporkan kondisi kesehatan dan gejala COVID-19, serta hasil tes Corona dalam beberapa waktu sejak terinfeksi.

Gejala Terbanyak yang Dikeluhkan

Selanjutnya, data tersebut dianalisis oleh peneliti di King's College London yang bertugas melacak infeksi di seluruh Inggris. Mereka mengidentifikasi kelompok warga yang paling berisiko dan wilayah yang tinggi risiko infeksi COVID-19.

Hasilnya, sebanyak dua per tiga pasien COVID-19 mengalami sakit kepala sebelum dinyatakan positif Corona dari hasil tes. Selain itu, beberapa pasien juga mengalami sakit kepala sebelum mengeluh kesulitan bernapas.

Risiko Reinfeksi COVID-19

Dikutip dari Mirror UK, studi ini juga mengungkap potensi reinfeksi akibat terpapar subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, setelah pernah terinfeksi Omicron BA.1 serta BA.2. Tetapi, umumnya kasus reinfeksi ini tidak terjadi dalam waktu kurang dari tiga bulan pasca infeksi pertama.

"Pasti ada banyak orang yang terkena COVID di awal tahun yang terinfeksi lagi, termasuk beberapa dengan BA.4 atau BA.5 yang sebelumnya pernah terinfeksi BA.1 atau BA.2 (dalam waktu) hanya empat bulan lalu, siapa yang mengira mereka akan dilindungi," jelas pemimpin aplikasi ZOE Health Study Prof Tim Spector.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT