RI Darurat DBD? Kasus Tembus 52.313, Ada 448 Kematian Sepanjang 2022

ADVERTISEMENT

RI Darurat DBD? Kasus Tembus 52.313, Ada 448 Kematian Sepanjang 2022

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rabu, 06 Jul 2022 18:30 WIB
Nyamuk demam berdarah.
RI darurat DBD? kasus tembus 52.313, ada 448 kematian sepanjang 2022. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono mengungkap total secara kumulatif kasus demam berdarah dengue sudah mencapai 52.313 orang. Ada 448 di antaranya meninggal dunia.

Catatan ini dihimpun Kemenkes RI hingga minggu ke-23 di tahun 2022. Sebaran kasus DBD tersebar di 451 kabupaten atau kota di 34 provinsi.

"Perlu diupayakan bahwa kesadaran terhadap masyarakat untuk mencegah terjadinya demam berdarah ini menjadi salah satu yang sangat penting. Kementerian Kesehatan dalam hal ini tidak bisa turun sendiri secara eksklusif untuk mengatasi demam berdarah karena itu dibutuhkan peran serta masyarakat," katanya di gedung Kemenkes, Jakarta, Selasa (5/7/2022), dikutip dari keterangan resmi.

Kasus DBD menjadi wabah tahunan yang teus dilaporkan hingga saat ini. Ketua Dewan Pembina Yayasan Enesis Ryan Tirta Yudhistira menegaskan masyarakat perlu meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, demi menekan wabah semakin meluas.

Berikut pencegahan yang disarankan:

  1. Menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya.
  2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum.
  3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis, dan bentuk upaya pencegahan tambahan seperti di antaranya memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, dan memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi.

"Edukasi kepada seluruh masyarakat di Indonesia untuk mencegah penyebaran penyakit dengue bukan hanya menjadi tugas dari pemerintah, tetapi tugas kita semua," beber Ryan.

Sebagai salah satu upaya Kemenkes RI, dr Dante melepaskan mobil edukasi dengue di gedung Kementerian Kesehatan RI, Selasa (5/7). Mobil jenis ini secara bertahap akan beroperasi di 100 titik di Indonesia.

Mobil ini disebut berfungsi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya untuk mencegah infeksi DBD. Mobil ini akan tersedia di sekolah dasar, pasar, hingga RS di beberapa kota. Tahap awal untuk Bandung, Cirebon, Yogya, hingga Malang.



Simak Video "Bill Gates Dukung Riset Atasi Demam Berdarah di Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT