ADVERTISEMENT

Senin, 11 Jul 2022 08:34 WIB

Rini S Bon Bon Berjuang Lawan Diabetes Sebelum Meninggal, Waspadai Gejalanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Rini S Bon Bon Rini S Bon Bon meninggal dunia. (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Pelawak Rini S Bon Bon meninggal dunia usai sebelumnya sempat berjuang melawan diabetes melitus. Rina yang tutup usia di Minggu (7/10/2022) bertahun-tahun mengidap diabetes hingga nyaris diamputasi.

Ia disebut mengidap diabetes sejak 1996 silam dan kerap bolak-balik rumah sakit. Namun, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya Rini S Bon Bon. Kabar meninggalnya diumumkan sang kerabat, Qubil AJ melalui pesan singkat.

"Innalillahi wa inna illaihi rojiun
Ya Allah Ya Robb
Satu lagi engkau Panggil
Sahabat Baik kami
"Rini S Bon Bon"
Sekitar jam 17 tadi sore
Ampuni segala khilaf&dosanya
Terimalah amal ibadahnya
jadikan Quburnya taman
Dari pada tamanSyurgaMU
Tempatkanlah Di Syurga
FirdausMU
Alfateha," bunyi pesan singkat yang dikirim Qubil AJ, dikutip dari detikHot.

Dikutip dari Mayo Clinic, diabetes mellitus mempengaruhi kerja gula darah (glukosa) di dalam tubuh. Seperti diketahui, glukosa berperan penting sebagai sumber energi untuk membentuk otot dan jaringan, termasuk sumber bahan bakar utama otak.

Penyebab diabetes umumnya bervariasi. Namun, apapun jenis diabetes yang diidap, hal itu memicu gula berlebihan di dalam darah dan menyebabkan kesehatan serius.

Kondisi diabetes kronis termasuk diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Kondisi diabetes yang berpotensi reversibel termasuk pradiabetes dan diabetes gestasional.

Gejala

Gejala diabetes bervariasi tergantung pada seberapa banyak gula darah seseorang meningkat. Pada beberapa kasus, terutama mereka yang menderita pradiabetes atau diabetes tipe 2, terkadang tidak gejala tidak muncul. Sementara diabetes tipe 1, gejala cenderung datang dengan cepat dan lebih parah.

Beberapa tanda dan gejala diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 adalah:

  • Rasa haus yang meningkat
  • Sering buang air kecil
  • Rasa lapar yang ekstrim
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan
  • Kehadiran keton dalam urine (keton adalah produk sampingan dari pemecahan otot dan lemak yang terjadi, ketika tidak ada cukup insulin yang tersedia).
  • Kelelahan
  • Sifat lekas marah
  • Penglihatan kabur
  • Luka yang lambat sembuh
  • Infeksi yang sering terjadi, seperti infeksi gusi atau kulit dan infeksi vagina.


Simak Video "Kata Dokter Soal Pemanis Buatan untuk Pengidap Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT