ADVERTISEMENT

Selasa, 12 Jul 2022 06:40 WIB

Masih Ada Sisaan Daging Kambing Idul Adha? Bisa Diolah Seperti Ini

Ayunda Septiani - detikHealth
Jakarta -

Daging kambing kerap jadi incaran di hari raya Idul Adha. Tidak sedikit masyarakat yang kalap dengan terus mengonsumsi daging kambing tanpa mewaspadai risiko kolesterol.

Menurut ahli gizi masyarakat, dr Tan Shot Yen ada beberapa cara aman untuk mengonsumsi daging kambing, yakni memastikan porsi yang disantap. Pasalnya, takaran 'aman' di masing-masing orang jelas berbeda.

Cara mudah yang bisa dilakukan menurut dr Tan adalah melihat besar dan lebar telapak tangan.

"Jadi kalau Anda lihat ini ukuran telapak tangan lebar dan tebal adalah ukuran protein saya sekali makan. Nah jadi ceritanya anda mau gaya-gayaan bikin steak gitu ya, nah barangkali steaknya saya dengan Anda agak berbeda karena saya badannya kecil dan telapak tangan saya kecil," ungkapnya dalam wawancara bersama e-Life, Jumat (8/7/2022).

"Itu adalah porsi satu kali makan, jadi kalau misalnya saya pengen makan tongseng kambing misalnya, tongseng kambing saya paling cuma dua atau tiga iris gitu ya, itu sudah lebih daripada cukup," beber dr Tan.

Lebih lanjut, dr Tan mengimbau masyarakat untuk tidak melulu menghidangkan sate kambing. Hal ini dikarenakan ada risiko munculnya karsinogen, penyebab kanker saat proses pembakaran daging dilakukan.

Boleh-boleh saja mengonsumsi sate daging kambing, tetapi tidak dilakukan secara terus menerus.

"Iya tapi sekali lagi kalau kita makannya nggak rutin ya sudah," sebutnya.

"Tapi kalau misalnya kemarin baru saja beli sate ayam, besok mau bikin sate kambing, ya sudah kali, nggak usah ya, mendingan kambingnya dibikin menjadi sop kambing, tongseng, dan sebagainya," jelas dia.

(mjt/mjt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT