Belum Temukan KIPI, Vaksin Merah Putih BUMN bisa Digunakan Anak-anak

ADVERTISEMENT

Belum Temukan KIPI, Vaksin Merah Putih BUMN bisa Digunakan Anak-anak

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Rabu, 13 Jul 2022 12:03 WIB
Siswa Siswi sekolah dasar menerima vaksin COVID 19 di SD Negeri 2 Pondok Bambu, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Pemerintah memulai vaksin Covid-19 anak berusia 6-11 tahun mulai hari ini. Sasaran vaksinasinya mencapai 26,5 juta anak berdasarkan data sensus penduduk 2020.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Vaksin COVID-19 BUMN yang dikembangkan oleh kolaborasi Bio Farma, Baylor College of Medicine, dan Eijkman kini telah memasuki uji klinis fase ketiga. Uji klinis vaksin ini telah dilakukan semenjak akhir tahun lalu di beberapa wilayah Indonesia.

Direktur utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan selama pelaksanaan uji klinis vaksin BUMN mulai dari fase satu hingga saat ini fase ketiga, belum ditemukan adanya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) terjadi.

"Belum ditemukan sakit kepala atau demam terhadap relawan, kecuali sakit bekas suntik dan itu biasanya tidak lama akan hilang," ucapnya saat jumpa pers, dikutip dari Antara News, Rabu (13/7/2022).

Ia juga menyatakan vaksin BUMN telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tengah menunggu sertifikat kehalalan resmi yang dikeluarkan MUI.

Basyir juga menyatakan, vaksin BUMN sedang menunggu izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang direncanakan keluar akhir Juli ini. Ia mengatakan vaksin BUMN siap digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak.

"Karena selama ini vaksin COVID-19 untuk anak masih sangat langka," ujarnya.

"Kami harapkan nantinya jika dilakukan vaksin booster, maka seluruhnya menggunakan vaksin halal COVID-19 BUMN," pungkasnya.



Simak Video "Vaksin Merah Putih Bakal Dipakai Sebagai Vaksin Primer dan Booster"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT