Kasus Harian RI Dekati 4 Ribu, Mendekati Puncak Gelombang Ke-4? Ini Kata Satgas IDI

ADVERTISEMENT

Kasus Harian RI Dekati 4 Ribu, Mendekati Puncak Gelombang Ke-4? Ini Kata Satgas IDI

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Rabu, 13 Jul 2022 21:00 WIB
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19.
Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Kasus COVID-19 terus mengalami lonjakan tidak hanya secara global, tetapi juga di Indonesia. Pada Rabu (13/7/2022), Indonesia mencatat 3.822 kasus baru COVID-19.

Lalu, kapan puncak kasus dalam gelombang infeksi kali ini?

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemicu lonjakan kasus OVID-19 di Indonesia akibat kemunculan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Ia memprediksi puncak kasus terjadi di minggu ketiga dan minggu keempat bulan Juli.

"(Puncak kasusnya) satu bulan sesudah diidentifikasi. Jadi sekitar minggu ketiga dan minggu keempat Juli, dan kemudian nanti akan turun kembali," kata Menkes Budi Gunadi dalam konferensi pers 16 Juni 2022 lalu.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan, hingga saat ini kasus COVID-19 di Indonesia akan terus mengalami kenaikan. Kenaikan ini juga berdampak pada tingginya positivity rate di Indonesia.

"Melihat tren, kasus baru masih naik terus. Begitu juga positivity rate, saat ini di atas 18 persen," tulis Prof Zubairi dalam akun Twitternya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Rabu (13/7/2022).

Menanggapi prediksi puncak gelombang keempat COVID-19, ia mengatakan Indonesia belum mencapai puncak gelombang keempat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

"Tapi kita masih belum capai puncak gelombang BA.4 dan BA.5-yang saya harap tidak akan besar," sambungnya.



Simak Video "Angka Covid-19 RI Terus Ngegas Padahal Testing Terbilang Rendah"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT