Dialami Jeje 'Slebew', Pelaku Pelecehan Seksual Biasanya Orang Terdekat

ADVERTISEMENT

Dialami Jeje 'Slebew', Pelaku Pelecehan Seksual Biasanya Orang Terdekat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Rabu, 13 Jul 2022 20:04 WIB
Jeje TikTok
Foto: Instagram/@911jelicascalling
Jakarta -

Jeje 'slebew', gadis yang viral karena kontennya di Citayam Fashion Week, memiliki masa lalu kelam. Ia ternyata penyintas kekerasan seksual.

Saat wawancara dengan Atta Halilintar, gadis dengan nama asli Jessica ini mengatakan keputusannya kabur dari rumah saat itu dilatarbelakangi pelecehan seksual yang dilakukan seseorang di dalam rumahnya.

"Bisa dibilang, dulu aku punya mental issue di rumah. Kedua itu karena aku dulu sempet bermasalah sama orang rumahku, yang bisa dibilang bukan keluarga. Jadi dia itu, bahasa kasarnya, tukang kebun lah," kata Jeje kepada Atta di video yang tayang di Youtube.

Beberapa waktu lalu, spesialis kejiwaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Gina Anindyajati, SpKJ, mengungkap pelaku kekerasan seksual tak jarang didominasi oleh orang terdekat korban.

"Jadi pelaku kekerasan seksual lebih sedikit dilakukan oleh orang asing dibandingkan orang yang dikenal. Bahkan kalau di ranah publik, ini yang paling tinggi angkanya, kekerasan seksual cenderung dilakukan oleh teman, sementara di ranah pribadi dilakukan oleh pasangan," tutur dr Gina.

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menerima 2.204 kasus kekerasan seksual berupa pencabulan, pelecehan seksual, eksploitas seksual, pemerkosaan, yang terjadi di ranah rumah tangga atau personal maupun publik.

Dalam catatan tahunan Komnas Perempuan, secara umum hambatan keadilan yang dialami korban adalah penundaan berlarut dan kesulitan dalam sistem pembuktian. Data yang dihimpun oleh Komnas Perempuan juga menunjukkan orang terdekat menjadi porsi terbesar pelaku kekerasan tersebut.

Maka tak heran pada beberapa kasus, korban tidak berani melaporkan ke kepolisian karena takut dianggap membuka aib atau khawatir mendapat kecaman dari lingkungan sosialnya.



Simak Video "Formula Cegah Kekerasan Seksual Anak di Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT