ADVERTISEMENT

Selasa, 19 Jul 2022 13:46 WIB

Viral Video Kecelakaan Maut di Cibubur, Kok Masih Tega Menyebarkan?

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
TKP kecelakaan truk Pertamina di jalan Transyogi, Cibubur (Rizky-detikcom) Foto: TKP kecelakaan truk Pertamina di jalan Transyogi, Cibubur (Rizky-detikcom)
Jakarta -

Truk Pertamina menjadi penyebab kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi. Menurut data dari Ditlantas Polda Metro Jaya, kecelakaan tersebut setidaknya menewaskan 11 orang.

"Untuk sementara korban di Kramat Jati ada 11 orang meninggal dunia," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman di lokasi, Senin (18/7/2022).

Foto serta video kecelakaan maut tersebut banyak tersebar luas. Tidak hanya kondisi di TKP, foto dan video kendaraan yang hancur serta jenazah korban kecelakaan juga bertebaran di media sosial.

Menanggapi fenomena tersebut, psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center menghimbau masyarakat untuk tidak lagi menyebarkan foto dan video kecelakaan truk Pertamina. Menurutnya, masyarakat cukup untuk sekedar membagikan berita terkait kejadian.

"Karena kita tidak tahu apakah foto yang kita sebarkan tersebut, dapat mentrigger kecemasan dan muncul kembali trauma pada orang lain yang melihatnya," ujar Rahma kepada detikcom, Selasa (19/7/2022).

Lebih lanjut Rahma menjelaskan, tak bisa dipungkiri bahwa banyak dari masyarakat kita yang kurang memperhatikan bagaimana kondisi di tempat kejadian saat hendak mengunggah foto ke media sosial.

"Kita juga jarang kan, memperhatikan bagaimana keadaan korban di foto tersebut. Apakah ada bagian tubuh yang memang tidak sepantasnya dilihat orang lain, apakah ada aurat yang terbuka, dan lainnya," imbuhnya.

Tak hanya itu, Rahma juga mengingatkan agar masyarakat lebih berempati kepada keluarga korban sebelum mengunggah foto-foto di tempat kejadian. Sebab, bisa saja pihak keluarga merasa kurang nyaman dan terganggu.

"Keluarga korban bisa saja merasa tidak nyaman dan terganggu karena terpaksa berulang kali melihat hal-hal yang mengingatkan kembali akan kejadian tersebut. Bisa jadi men-trigger emosi emosi tertentu yang tidak sehat," pungkasnya.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT