ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 07:04 WIB

Perketat Pembatasan! Selandia Baru Mendadak Warning RI, Ini yang Dikhawatirkan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

Semua barang yang dikirim ke Selandia Baru dari Indonesia bakal menjalani pemeriksaan ketat demi menghindari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemerintah setempat mewanti-wanti bahaya PMK yang tengah mewabah di Asia Selatan.

Pelaku perjalanan dari Indonesia tidak boleh membawa produk daging ke Selandia Baru. Bagasi akan disaring serta akan ada tikar disinfektan di bandara untuk membersihkan alas kaki.

PMK belakangan juga ditemukan pada produk daging yang masuk ke Australia dari Indonesia. Sementara di Inggris, wabah PMK terparah dilaporkan 2001 silam, dengan laporan 6 juta hewan disembelih.

"Penyakit mulut dan kaki selalu dianggap sebagai penyakit kiamat bagi sektor pertanian Selandia Baru," kata Menteri Pertanian Selandia Baru Damien O'Connor kepada wartawan, Senin.

O Connor menyebut ini adalah ancaman serius dan pemerintah Selandia baru bakal memperketat skrining. "Ini akan mempengaruhi setiap warga Selandia Baru, itulah sebabnya kami meminta setiap orang dari kami untuk berhati-hati. Jika kami bepergian ke luar negeri, awasi ke mana kamu pergi dan pastikan tidak melakukan kontak dengan hewan."

Dia mengatakan penyakit itu akan menimbulkan kekacauan jika menyebar ke hewan liar. Menurutnya, Selandia Baru harus melakukan beberapa hal untuk meningkatkan keamanan, agar wabah tidak meluas.

"Salah satu bahaya besar adalah kaki dan mulut bisa masuk ke hewan liar di Selandia Baru dan itu akan sangat sulit untuk diberantas. Inggris berhasil dalam pemberantasan, sebagian besar hewan itu ada di peternakan - kemungkinan ini bisa terjadi. menyebar, seperti yang saya katakan, ke populasi hewan liar, itu akan membuat [pemberantasan] tidak mungkin jadi kita harus mencegahnya."

"Siapa pun yang pernah ke Indonesia, dari China dan Malaysia, harap berhati-hati, kami memastikan bahwa kami sama waspadanya dari negara-negara tersebut."

Sementara Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan PMK di Indonesia bisa mempengaruhi hingga 100.000 pekerja pertanian di negaranya.

"Meskipun bukan ancaman bagi manusia, itu akan menghancurkan komunitas nasional kita. Pada dasarnya, semua hewan yang berkuku terbelah berisiko," kata Ardern kepada wartawan dikutip dari AFP, Senin (25/7/2022).

(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT