ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 19:45 WIB

Banyak-banyak Doa, Menkes Sebut 6 Provinsi Belum Bisa Pasang Ring Jantung

Indi Mutiara Saniyah - detikHealth
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan ada enam provinsi di Indonesia yang sarana dan fasilitas kesehatannya masih harus diperhatikan. Terutama, pada pengidap penyakit jantung yang harus melakukan pemasangan ring sebagai upaya penyembuhan.

Lebih lanjut menurutnya, layanan rujukan yang paling banyak terkait dengan penyakit jantung. Namun, angka keberhasilan pengidap penyakit jantung yang bisa melakukan pemasangan ring masih sedikit.

"Sudah berapa yang bisa pasang ring? angkanya cuma di bawah 200. Aku tanya provinsi, 34 provinsi berapa yang bisa pasang ring kalau orang yang kena heart attack sebagai penyakit dengan tingkat kematian paling tinggi, 28," jelas Budi saat ditemui detikcom di Jakarta, Selasa (26/7/2022).

"Jadi catatan dari harapan kita itu adalah Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku Selatan, Papua, Papua Barat belum bisa pasang ring," tambahnhya.

Kesulitan akses sarana dan fasilitas kesehatan yang belum memadai membuat para pengidap penyakit jantung harus dirujuk ke RS di wilayah Provinsi lain. Mengingat jarak yang ditempuh ke RS rujukan cukup jauh sehingga risikonya sangat besar.

"Kalau ada orang sakit jantung di Ternate terus apa yang terjadi? Yang terjadi harus banyak berdoa. Kalau yang bersangkutan dibawa ke Makassar Manado masih hidup," kata Menkes.

Selain akses sarana dan fasilitas kesehatan yang belum memadai, menurut Menkes, rumah sakit yang berada di enam provinsi tersebut kekurangan dokter spesialis. Lagi-lagi, pemenuhan dokter spesialis jantung untuk enam provinsi membutuhkan waktu sekitar 4 tahun.

"Kenapa tidak bisa? Karena kita butuh alat yang harganya 15 miliar. Anggaran kita hampir Rp100 triliun. 6 provinsi dikali Rp 15 miliar totalnya Rp 90 miliar, kita bisa beli enam bulan diberesin. Trus muka dokternya pucat," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT