ADVERTISEMENT

Kamis, 28 Jul 2022 21:30 WIB

Dokter RSCM Bicara Posisi Seks Paling Tokcer Bikin Hamil, Kayak Gimana Tuh?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
ilustrasi pasangan orgasme Ilustrasi bercinta. Foto: thinkstock
Jakarta -

Bagi pasangan yang ingin segera mendapatkan 'momongan' kerap kali mendapatkan berbagai macam saran dari orang-orang sekitarnya, mulai dari pemilihan makanan hingga posisi seks. Lantas, benarkah posisi seks bisa meningkatkan kehamilan?

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Yassin Yanuar MIB, SpOG-KFER, MSc, menjelaskan sampai saat ini tidak ada bukti atau data yang menunjukkan gaya seks tertentu bisa meningkatkan peluang kehamilan. Ia merekomendasikan sebaiknya untuk melakukan seks dengan posisi END (enak, nyaman dua-duanya).

"Untuk gaya seks tertentu, saat ini tidak ada data atau bukti yang menunjukkan gaya hubungan seksual yang satu itu lebih baik dengan hubungan seksual lain dalam meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Jadi saya selalu bilang, posisi END (enak, nyaman, dua-duanya)," ucapnya saat webinar virtual, Kamis (28/7/2022).

Selain itu, dr Yanuar juga merekomendasikan untuk berhubungan seks sebanyak 2 sampai 4 kali per minggu. Pasalnya, dengan melakukan hubungan seksual diharapkan kapanpun terjadinya ovulasi, maka ada sperma yang sudah disiapkan di saluran kandung perempuan.

Namun jika selama setahun masih belum hamil, dr Yanuar menyarankan segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Bisa saja karena sperma yang tidak terlalu banyak atau kemampuannya berenangnya mengalami masalah.

"Hubungan seksual 2 sampai 4 kali per minggu, artinya satu atau dua hari melakukan hubungan seksual. Karena dengan melakukan hubungan seksual tersebut diharapkan kapanpun terjadi ovulasi yang terjadi pada perempuan, maka akan ada sperma yang sudah disiapkan, ditempatkan di saluran kandungan perempuan, sehingga akan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan secara alami," tuturnya lagi.

"Tapi, kalau ditunggu selama setahun belum hamil juga, maka sebaiknya ke dokter jangan-jangan spermanya tidak terlalu banyak atau kemampuan berenangnya mengalami masalah, sehingga dia belum hamil-hamil juga," ucap dr Yanuar.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT