ADVERTISEMENT

Senin, 01 Agu 2022 07:36 WIB

Dokter Ungkap Penyebab Biden Positif COVID Lagi Usai Sembuh

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
President Joe Biden speaks about the mass shooting at Robb Elementary School in Uvalde, Texas, from the White House, in Washington, Tuesday, May 24, 2022, as first lady Jill Biden listens. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta) Foto: AP Photo/Manuel Balce Ceneta
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Joe Biden positif COVID lagi tiga hari setelah sembuh. Dokter kepresidenan menyebut kondisi Biden termasuk kasus 'rebound' atau kambuhan.

"Mengingat hasil positif rebound yang kami laporkan kemarin, kami melanjutkan pemantauan setiap hari. Pagi ini, tidak mengherankan, tes antigen SARS-CoV-2-nya tetap positif," kata dokter kepresidenan Dr Kevin O'Connor, dikutip dari Reuters.

Kondisi Biden sama seperti yang dialami Dr Anthony Fauci, pakar penyakit menular asal AS. Keduanya terinfeksi COVID lagi tak lama setelah sembuh, imbas efek samping dari obat antivirus Paxlovid.

Kasus rebound, kondisi seseorang mengalami gejala atau tes positif setelah menyelesaikan pengobatan dan dites negatif COVID, telah digambarkan sebagai kejadian yang tak umum terjadi.

Catherine Bennett, seorang profesor epidemiologi di Deakin University di Australia, mengatakan bahwa data terbaru menunjukkan bahwa kasus rebound terjadi pada sekitar 10 persen penerima Paxlovid.

"Jadi, bukan tidak jarang, tetapi tidak biasa," ungkapnya kepada Washington Post.



Simak Video "BPOM Beri Izin Paxlovid Jadi Obat Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT