ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Agu 2022 20:59 WIB

Demam Tinggi Dikira COVID-19, Ternyata Pria Ini Kena Cacar Monyet

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Cacar Monyet Gejala cacar monyet (Foto: Getty Images/iStockphoto/Md Saiful Islam Khan)
Jakarta -

Seorang pria di Inggris mengira dirinya terinfeksi COVID-19. Ternyata, pria bernama Conor itu terkena monkeypox atau cacar monyet.

Pria berusia 25 tahun itu tidak menyadari telah terinfeksi cacar monyet. Pasalnya, gejala yang dirasakannya sangat mirip dengan gejala COVID-19.

Dikutip dari BBC, Conor mengeluhkan gejala seperti demam tinggi, berkeringat, pegal-pegal, nyeri tubuh. Ia juga melakukan tes COVID-19 berkali-kali untuk memastikannya.

Namun, ia mulai menyadari ada yang aneh dengan tubuhnya. Conor baru menyadari bahwa yang ia hadapi bukanlah COVID-19, setelah muncul luka lepuh yang menggelembung di kulitnya.

"Aku melakukan isolasi di kamar selama 10 hingga 11 hari. Itu (cacar monyet) cukup menyakitkan," kata Conor yang dikutip dari BBC, Jumat (5/8/2022).

Kini Conor sudah merasa kondisinya sudah jauh lebih baik. Namun, ia masih harus menjalani isolasi selama tiga minggu, hingga lepuh di tubuhnya benar-benar sembuh.

"Merasa jauh lebih baik. Tetapi, masih mengisolasi sampai lepuh sembuh. Kini bekas lukanya cukup kecil," lanjutnya.

Gejala cacar monyet kerap diawali dengan demam, yang hampir memiliki kemiripan dengan gejala COVID-19. Untuk membedakannya, cacar monyet memiliki gejala khas yakni lesi atau ruam yang muncul di seluruh tubuh.

Seiring berjalan waktu, bercak tersebut nantinya bakal berubah menjadi lesi kulit makulopapular, vesikel, dan pustula, yang dalam 10 hari akan berubah menjadi koreng. Ini bisa muncul pada wajah tubuh, kaki, serta telapak kaki.



Simak Video "3 Fase yang Dialami Pasien Terinfeksi Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT