ADVERTISEMENT

Minggu, 07 Agu 2022 21:50 WIB

BPA Tak Sengaja Masuk ke Tubuh, Bagaimana Jadinya? Ini Kata Pakar IPB

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi kandungan BPA dalam botol minum plastik. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Bisfenol A (BPA) yang ada pada beberapa kemasan pangan kerap dikhawatirkan larut ke dalam makanan atau minuman hingga tidak sengaja tertelan. Menurut Dosen Biokimia dari Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor (IPB), Syaefudin, PhD, BPA yang mungkin tertelan tidak akan berdampak fatal bagi tubuh.

Pasalnya, kandungan tersebut akan diubah dalam hati menjadi senyawa lain sehingga mudah dikeluarkan melalui urine.

"Jadi sebenarnya, kalau BPA itu tidak sengaja dikonsumsi oleh kita tubuh kita. Misalkan dari air minum dalam kemasan yang mengandung BPA. Tapi, ketika dikonsumsi, yang paling berperan itu adalah hati. Ada proses glukorodinase di hati, di mana ada enzim yang mengubah BPA itu menjadi senyawa lain yang mudah dikeluarkan tubuh lewat urine," katanya baru-baru ini dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Minggu (7/8/2022).


Menurutnya, BPA memiliki biological half life atau waktu paruh biologis. Artinya, saat satuan BPA di angka 10, masuk dalam tubuh, selama lima hingga enam jam disebut hanya akan tersisa lima.

"Nah, yang setengahnya lagi itu dikeluarkan dari tubuh. Artinya, yang berpotensi untuk menjadi toksik dalam tubuh itu sebenarnya sudah berkurang," tutur dia.

Namun, ia menyebut jika konsentrasi BPA yang berpotensi masuk ke dalam tubuh perlu diawasi dengan ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Hal itu karena kita juga sebenarnya nggak tahu yang ada di sekeliling kita konsentrasinya berapa. Karena kita nggak tahu kalau nggak dibatasi, bisa saja ada yang nakal yang dengan seenaknya meningkatkan konsentrasinya di dalm kemasan," pungkasnya.



Simak Video "Bahas Tuntas Risiko Pelabelan yang Mengandung BPA di Kemasan Plastik"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT