ADVERTISEMENT

Kamis, 11 Agu 2022 09:35 WIB

Wanita Cilegon Jadi Suspek Cacar Monyet, Ini Gejala yang Dikeluhkan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Doctor holding Monkeypox Test Tube Result Positive. Global virus concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/atakan
Jakarta -

Cacar monyet bisa menyerang semua jenis kelamin dan kelompok usia, tidak hanya pria gay dan biseksual. Karenanya, Kementerian Kesehatan RI mewaspadai temuan kasus suspek atau diduga cacar monyet pada wanita domisili Cilegon, Banten.

Wanita tersebut awalnya mengeluhkan gejala ruam dan tumbuh lenting yakni lepuhan kulit yang berisi cairan. Tidak hanya itu, lansia 61 tahun ini juga mengalami gejala demam atau badan panas yang timbul sejak 5 Agustus kemarin.

"Gejala ruam dan vesikel terutama di badan," jelas Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dr Maxi Rein Rondonuwu kepada detikcom Rabu (10/8/2022).

Kemenkes RI sudah mengambil sampel pasien yang bersangkutan dan langsung dikirim ke Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), laboratorium untuk menganalisis hasil tes yang bersangkutan. Maxi memastikan saat ini pasien tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pantauan khusus Puskesmas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dr dr H Prasetya Mawardi SpKK dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit Indonesia (PERDOSKI) merinci gejala cacar monyet biasanya kerap dilaporkan pada tubuh bagian atas, berbeda dengan cacar air yang dimulai dari lesi muncul di wajah dan berakhir menyebar ke nyaris seluruh bagian tubuh.

"Lesi karena cacar monyet lebih banyak muncul di bagian wajah atau anggota gerak atas atau tangan," katanya dalam konferensi pers PB IDI, Selasa (2/9/2022).

Dikutip dari Times of India, gejala ruam atau lenting di pasien cacar monyet kerap diikuti:

  • Demam
  • Sakit Kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Kedinginan
  • Kelelahan


Simak Video "Kenali Gejala Awal Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT