ADVERTISEMENT

Kamis, 11 Agu 2022 21:30 WIB

BKKBN Sentil yang Mau Nikah Sibuk Prewedding: Periksa Kesehatan Dulu, Murah!

Irene Putri - detikHealth
Ilustrasi menikah Foto: iStock
Jakarta -

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) menegaskan calon pengantin wanita wajib memeriksakan kesehatan minimal tiga bulan sebelum menikah. Dalam satu tahun, total ada sekitar 2 juta orang yang hendak menikah di Indonesia.

"Dalam satu tahun, total orang yang ingin menikah itu 2 juta banyaknya. Iya semua harus periksa dulu kesehatannya gimana," pesan Hasto saat ditemui di Kantor BKKBN, Kamis (11/8/2022).

"Paling murah kok cuma 100 ribu. Kalau dibandingin sama biaya prewedding mah jauh," celetuk Hasto.

Hal ini menjadi salah satu cara untuk mencegah risiko kematian ibu di Indonesia saat nantinya melahirkan dan memiliki anak. Terutama saat wanita memiliki riwayat penyakit anemia.

Data terkait angka kematian ibu di Indonesia karena melahirkan tercatat sebesar 1.600, 60 di antaranya diakibatkan oleh COVID-19. "Kalau kematian ibu sebesar 1.600 ya ini turun drastis, seluruh Indonesia," kata Hasto pada detikcom, Kamis (11/8/2022).

Adapun hal-hal yang perlu diwaspadai untuk mencegah risiko stunting pada anak adalah:

  • Pastikan tidak terkena anemia
  • Tidak kurus, berat badan harus normal
  • Lingkar tangan minimal 23,5 sentimeter. Kalau belum mencukupi kriteria di atas, disarankan untuk menunda kehamilan dan segera melakukan konseling.

BACA JUGA:



Simak Video "BKKBN Bicara Soal Dampak Broken Home pada Gizi Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT