ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Agu 2022 08:41 WIB

Virus Baru Langya Muncul di China, Bakal Jadi Pandemi Berikutnya?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
3D illustration. Genetic test in test tube. Ilustrasi virus (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)
Jakarta -

Belum kelar dengan COVID-19, China kini dilanda virus Langya. Sebanyak 35 orang di China dilaporkan terinfeksi virus tersebut yang kemungkinan besar ditularkan dari hewan ke manusia. Lantas, akankah virus Langya menjadi pandemi berikutnya?

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengungkapkan sejauh ini virus Langya masih kecil kemungkinan untuk menjadi pandemi selanjutnya. Menurutnya, data 2018 sampai sekarang hanya sekitar 35 orang yang terinfeksi.

Selain itu, sampai saat ini virus Langya juga belum terbukti adanya penularan antara manusia. Itu sebabnya virus ini kemungkinan masih jauh untuk menjadi pandemi seperti COVID-19.

"Sejauh ini kecil kemungkinan karena data yang ada ini bukan baru ini, ini 2018. Dari 2018 sampai 2021 atau sampai sekarang, 35 orang-an itu terinfeksi. Jadi, lambat dan tidak mudah. Bahkan, belum ada bukti adanya penularan antara manusia, sehingga bagaimana mau jadi ancaman pandemi. Boro-boro pandemi, menjadi epidemi aja nggak gitu," ucapnya saat dihubungi detikcom, Jumat (12/8/2022).

"Jadi, ini masih jauh dari kemungkinan menjadi pandemi," sambungnya lagi.

Meskipun demikian, Dicky menyoroti bahwa virus Langya berpotensi berbahaya seperti penyakit zoonotik lainnya. Terlebih, virus ini satu keluarga dengan virus Nipah yang memiliki angka kematian tinggi hingga 70 persen.

"Meskipun tidak ada perawatan ICU atau kematian, tetapi sekali lagi prinsip dari wabah, skenario terburuk harus dihindari, karena apalagi ini masuk keluarga dengan Nipah, ini kita tahu sangat memungkinkan menular antarmanusia dan angka kematiannya tinggi," sebutnya saat dihubungi detikcom, Rabu (10/8).



Simak Video "35 Orang Terinfeksi Virus Langya, Apa Gejalanya?"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT