ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Agu 2022 10:40 WIB

Lagi! Pria 23 Tahun Idap Paru-paru Bocor Gegara Ngerokok Plus Ngevape

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Penampakan paru-paru bocor pada pasien di Indonesia. Penampakan paru-paru bocor. (Foto: Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto)
Jakarta -

Kasus pengguna vape atau rokok elektronik yang mengalami paru-paru bocor masih terus terjadi. Kali ini pria asal Indonesia mengalami hidropneumotoraks akibat kebiasaan merokok dan ngevape.

Spesialis paru dari RS Paru Persahabatan dr Agus Dwi Susanto, SpP, menceritakan pengalamannya menangani pasien muda dengan keluhan sesak napas tak kunjung usai selama 3 hari. Saat diperiksa, pasien pria berusia 23 tahun itu juga tak ada riwayat asma atau TBC.

"Dicari-cari penyebabnya. TBC tidak ada, kanker tidak ada," beber dr Agus dalam konferensi pers Komnas Pengendalian Tembakau, Jumat (12/8/2022).

Ternyata setelah ditelusuri, pasien memiliki riwayat merokok sejak 10 tahun lalu dan dalam 1 tahun terakhir menggunakan rokok elektrik dengan 50 hisap per hari.

Hasil rontgen dada menunjukkan ada hidropneumotoraks. Setelah dipasangi selang dan dikeluarkan cairan di paru-parunya, dokter menyarankan agar pasien berhenti merokok dan vape. Pasien akhirnya setop mengonsumsi vape dan rokok, sampai sekarang tak lagi ada keluhan.

"Akhirnya pasiennya dikeluarkan cairannya, dipasangi selang (paru-parunya) setelah itu disuruh stop vaping, setelah itu sembuh. Jadi memang penyebabnya terkait dengan vaping," ungkap dr Agus.



Simak Video "Perbandingan Paru-paru Pasien COVID-19 yang Divaksin dan Belum"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT