ADVERTISEMENT

Kamis, 18 Agu 2022 11:30 WIB

Terkait Ibu Meninggal di Tasik, Amankah Balap Karung 2 Bulan usai Melahirkan?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Ilustrasi jenazah Seorang ibu di Tasikmalaya meninggal saat balap karung. (Ilustrasi: Thinkstock)
Jakarta -

Seorang ibu rumah tangga asal Kampung Gunung Bubut, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya meninggal dunia saat mengikuti lomba balap karung pada acara 17-an, Rabu (17/8/2022). Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono menyebut korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan baru saja melahirkan dua bulan lalu.

"Menurut keterangan keluarga korban memiliki riwayat penyakit hipertensi, selain itu korban juga baru 2 bulan lalu melahirkan," kata Hartono seperti dikutip dari detikJabar.

Apakah kondisi korban yang memiliki hipertensi dan habis melahirkan dua bulan lalu berpengaruh atas insiden ini?

Terkait kondisi usai melahirkan, dokter kandungan dari rumah sakit Premier Surabaya, dr Poedjo Hartono, SpOG(K) menyebut umumnya rahim sudah pulih dan bisa berkegiatan normal setelah 40 hari. Jika tidak ada komplikasi pada persalinan, maka seharusnya tidak ada masalah untuk beraktivitas kembali.

Sedangkan terkait riwayat hipertensi, menurutnya kecil kemungkinannya berhubungan dengan kehamilan. Pasalnya, risiko komplikasi terkait preeklamsia atau hipertensi saat kehamilan biasanya hilang 1-2 minggu setelah persalinan.

"Bisa juga sebelumnya hipertensi dan menjadi hamil," kata dr Poedjo saat dihubungi detikcom, Kamis (18/8/2022).

Menurut dr Poedjo, dampak fatal yang dialami korban dalam kasus ini lebih mungkin disebabkan oleh kondisi hipertensi yang tidak terkendali. Bisa juga, karena trauma kepala akibat benturan keras saat jatuh.

"Sekali lagi kalau sudah masa involusi atau rahimnya sudah pulih kembali, kegiatan sudah bisa kembali normal. Pada kasus ini terjatuh bisa saja hipertensinya belum terkendali, tidak terawasi dengan baik atau bisa juga karena trauma kepala yang cukup berat yang bisa terjadi pada siapapun juga," pungkasnya.



Simak Video "Lahir di 17 Agustus. 16 Bayi Ini Diberi Pernak-pernik Kemerdekaan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT