Barang yang Diambil Kleptomania Biasanya Diapakan Sih? Ini Kata Psikolog

ADVERTISEMENT

Barang yang Diambil Kleptomania Biasanya Diapakan Sih? Ini Kata Psikolog

Ayunda Septiani - detikHealth
Selasa, 23 Agu 2022 17:15 WIB
Jakarta -

Istilah kleptomania mendadak disorot usai ramai kasus 'emak-emak' terciduk mencuri cokelat disebuah minimarket. Terlepas dari kasus tersebut, kerap muncul pertanyaan sebenarnya barang tidak bernilai yang diambil pengidap kleptomania untuk apa?

"Barang itu bisa ditelantarin gitu saja, nggak dipakai, nggak dimakan, ya sudah ditelantarkan gitu saja, atau nggak dia kasih ke orang," sebut psikolog klinis Veronica Adesla dari Ohana Space saat berbincang dalam program e-Life detikcom, Jumat (19/8/2022).

"Atau nggak, dia bisa balikin ke tempat dia ngambil, jadi setelah itu, dia datang lagi balikin barangnya atau yang lain dia datang dia bayar," sambung Vero.

Hal ini terjadi lantaran pengidap kleptomania merasa bersalah, malu, hingga takut usai sebelumnya mengaku lega saat mengambil barang tersebut. Namun, lagi-lagi diagnosa pasien mengidap kleptomania harus berdasarkan analisis langsung profesional.

"Jadi mungkin nggak bisa menjelaskan yang fenomena ini, bisa saja (kleptomania), tapi bisa nggak. Itu juga bisa dilakukan karena sudah kepalang yaudah deh gue dateng gue bayar, bisa juga," terangnya.

"Dan orang dalam kondisi terdesak itu pasti yang muncul pertama, berusaha membela diri kita, itu udah naluriah manusia," lanjut Vero.

Orang yang mengidap kleptomania umumnya juga mengidap keluhan gangguan mental lainnya seperti salah satunya obsessive compulsive disorder OCD. Bisa juga yang bersangkutan mengalami depresi hingga anxiety.

"Ingat, orang klepto ini pada umumnya tidak berdiri sendiri jadi bukan gangguan kesehatan mental yang berdiri sendiri," pungkasnya.

(/mjt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT