Viral Wanita Berbaju Nakes Sebut Rebahan Gejala Gangguan Jiwa, PPNI Buka Suara

ADVERTISEMENT

Viral Wanita Berbaju Nakes Sebut Rebahan Gejala Gangguan Jiwa, PPNI Buka Suara

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Kamis, 01 Sep 2022 13:40 WIB
Viral gejala gangguan jiwa ringan
PPNI buka suara soal viral diduga nakes ungkap tanda gangguan jiwa. (Foto: Tangkapan Layar Tik Tok)
Jakarta -

Netizen dibuat panik setelah beredar video singkat mengenai gejala awal gangguan jiwa. Dalam video, terlihat seseorang berbaju nakes menari sambil memperlihatkan tulisan tanda-tanda gangguan jiwa tahap awal yang salah satunya adalah sering rebahan.

Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadillah mengaku sedang menelusuri pembuat video tersebut. Ia masih belum bisa memastikan apakah seseorang berbaju nakes di dalam video merupakan seorang tenaga kesehatan dan anggota PPNI.

"Sedang ditelusuri. Sedang ditelusuri juga, apakah anggota PPNI atau bukan (dalam video)," ujar Harif dihubungi detikcom, Kamis (1/9/2022).

Harif menyatakan masih harus menilai terlebih dulu apakah perlu dilakukan teguran atau sanksi. Karena menurutnya masing-masing nakes punya organisasi profesi dan mekanisme penyelesaian masalah.

"Dinilai dulu, apakah yang disampaikan berbasis referensi yang kuat? Dan nakes-nya profesi apa? Masing-masing nakes punya organisasi profesi dan mekanisme penyelesaian masalah," ungkapnya.

Selain itu, Harif berpesan untuk menggunakan media sosial dengan bijak. Terkhusus kepada nakes, ia berpesan agar menahan diri menggunakan media sosial untuk kepentingan pribadi saat bekerja.

"Sebaiknya menahan diri menggunakan medsos untuk kepentingan pribadi pada saat bekerja. Terkait konten informasi penyuluhan atau promosi kesehatan haruslah diyakini disampaikan oleh nakes yang kompeten dengan referensi yang akurat," pesannya.

"Penggunaan medsos dapat juga dengan tujuan meningkatkan informasi dalam praktik dan penyuluhan kesehatan. Nakes juga harus memahami resiko dan dampak positif-negatif penggunaan medsos tersebut," pungkasnya.



Simak Video "Spesialis Kejiwaan Ingatkan untuk Tak Asal Self Diagnose Gangguan Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT