Kenapa BBM Naik Bikin Stres? Ini Kemungkinan Psikologisnya

ADVERTISEMENT

Kenapa BBM Naik Bikin Stres? Ini Kemungkinan Psikologisnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Minggu, 04 Sep 2022 18:00 WIB
Antrean pengendara di SPBU di Medan.
Antrean pengisi BBM. Foto: Kartika Sari/detikSumut
Jakarta -

Banyak warganet mengaku stres saat Presiden Joko Widodo menetapkan harga BBM naik. Di sisi lain, sejumlah mahasiswa turut demo dengan memblokade jalanan, seperti misalnya yang terjadi di Makassar.

Mahasiswa Unhas membakar ban bekas sejak sore hingga malam. Di lini masa, stres kerap dikaitkan dengan kenaikan harga BBM yang tak diiringi dengan jumlah pemasukan seseorang, sehingga kebanyakan dari mereka merasa terbebani.

Psikolog sosial Benny Prawira Siauw menjelaskan stres terjadi lantaran adanya tekanan psikologis yang dihadapi masyarakat. Karenanya, mereka membutuhkan masa penyesuaian tergantung dari cara menyikapi masing-masing.

"Cara mengelola stres setiap orang berbeda. Jadi wajar kalau ada beragam efek yang terlihat di masyarakat setelah kenaikan BBM, yang mana adalah perubahan yang membutuhkan penyesuaian juga," terang Benny kepada detikcom Minggu (4/9/2022).

Namun, Benny memastikan stres yang muncul dalam hal ini bukan merupakan gangguan kejiwaan. "Jadi yang penting kita bisa kelola stres-nya saja," tandasnya.

"Dan kalau bisa yah saling bantu mereka yang mungkin kelihatan lebih kesulitan dalam kelola stresnya," pungkas dia.



Simak Video "Siapa yang Lebih Rentan Alami Stres Saat Liburan?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT