Apa Itu Varikokel? Diidap Pria 19 Tahun di Bekasi Sampai Testisnya Berat Sebelah

ADVERTISEMENT

Apa Itu Varikokel? Diidap Pria 19 Tahun di Bekasi Sampai Testisnya Berat Sebelah

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 05 Sep 2022 17:34 WIB
Viral pria yang terkena varikokel, testisnya berat sebelah.
Foto: Tangkapan layar: SS Viral atas izin yang bersangkutan
Jakarta -

Viral seorang pria 19 tahun di Bekasi menceritakan kisahnya terkena varikokel sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kondisi ini bahkan membuat testisnya terasa berat sebelah.

Seiring berjalannya waktu, varikokel yang diidapnya terus berkembang hingga terasa semakin nyeri. Hal ini dikarenakan tak ada usaha pengobatan yang dilakukan. Adapun penyebab kondisi tersebut diakuinya karena kebiasaan olahraga dengan intensitas berat yang terlalu dipaksakan. Bahkan, rutinitas tersebut sudah dilakukannya sejak SMP.

"Dulu gue sering banget olahraga yaitu pull up dan gue sering nggak kuat, terus gue paksain," kata dia kepada detikcom Senin (5/9/2022).

Apa Itu Varikokel?

Dikutip Healthline dan Mayo Clinic, varikokel merupakan pembesaran pembuluh darah vena di dalam kantong kulit yang menahan testis (skrotum). Skrotum ini memiliki arteri dan vena yang mengantarkan darah ke kelenjar reproduksi. Adapun kelainan vena di skrotum dapat menyebabkan varikokel. Vena ini disebut juga pleksus pampiniformis.

Varikokel hanya terjadi di skrotum dan sangat mirip dengan varises yang dapat terjadi di kaki. Kondisi ini bisa mengakibatkan penurunan produksi dan kualitas sperma, bahkan di beberapa kasus dapat menyebabkan infertilitas. Selain itu, varikokel biasanya terbentuk selama masa pubertas dan berkembang seiring waktu.

Gejala Varikokel

Varikokel biasanya terjadi di sisi kiri skrotum dan kerap kali tidak menimbulkan tanda atau gejala. Apabila menimbulkan gejala, pengidap biasanya akan mengalami:

  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan, biasanya kerap terjadi saat berdiri.
  • Massa di skrotum. Jika varikokel cukup besar, massa seperti "kantong cacing" mungkin terlihat di atas testis. Varikokel yang lebih kecil mungkin terlalu kecil untuk dilihat tetapi terlihat dengan sentuhan.
  • Ukuran testis berbeda. Testis yang terkena mungkin terasa lebih kecil dari testis lainnya.
  • Infertilitas. Varikokel dapat menyebabkan kesulitan menjadi ayah seorang anak, tetapi tidak semua varikokel menyebabkan infertilitas.

Penyebab Varikokel

Varikokel diyakini disebabkan oleh katup yang rusak di pembuluh darah di dalam skrotum, tepat di atas testis. Normalnya, katup ini mengatur aliran darah ke dan dari testis. Ketika aliran normal tidak terjadi, darah akan mundur, kemudian menyebabkan pembuluh darah melebar (membesar).

Ini paling sering terjadi selama masa pubertas, ketika testis mengalami pertumbuhan yang cepat dan membutuhkan paling banyak aliran darah. Pada sekitar 85 persen kasus varikokel, terjadi di area testis kiri.

Kapan Harus ke Dokter?

Lantaran banyak kasus varikokel tak muncul gejala, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan secara rutin untuk memantau perkembangan dan kesehatan testis. Begitu juga jika mengalami sejumlah gejala, seperti rasa sakit dan pembengkakan di skrotum, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.



Simak Video "Viral 'Fetish KTP' Diduga Penipuan, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT