Ciri-ciri Diabetes yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Buang Air Kecil

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Diabetes yang Wajib Diwaspadai, Termasuk Sering Buang Air Kecil

Fadilla Namira - detikHealth
Senin, 05 Sep 2022 20:30 WIB
Mid adult diabetic woman checking glucose level at home during pandemic crisis.
Ilustrasi ciri-ciri diabetes. (Foto: Getty Images/BakiBG)
Jakarta -

Diabetes adalah penyakit kronis yang membawa dampak buruk bagi tubuh karena mempengaruhi produksi makanan yang telah dikonsumsi menjadi energi. Sebelum mengetahui ciri-ciri diabetes, yuk! Ketahui dulu cara kerja tubuh apabila mengidap penyakit ini.

Sebagian besar makanan yang diserap oleh tubuh akan diserap menjadi gula (glukosa) dan melepaskannya ke aliran darah. Ketika gula darah naik, itu pertanda bagi pankreas untuk melepaskan insulin. Insulin berguna sebagai penggiring gula darah masuk ke sel-sel tubuh manusia dan nantinya diproses sebagai energi.

Namun, dengan adanya diabetes, tubuh tidak dapat membuat cukup insulin atau tidak bisa menggunakan sebagaimana mestinya. Insulin yang kurang berakibat terlalu banyak gula di aliran darah. Seiring waktu, hal itu dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal.

Sebenarnya belum ada obat yang pasti untuk menghilangkan diabetes, tetapi dengan menjaga berat badan dan mengonsumsi pola makan yang seimbang akan membantu mengurangi risiko penyakit berbahaya ini. Maka dari itu, mendeteksi penyakit ini kita perlu mengetahui ciri-ciri yang terjadi.

Ciri-ciri Diabetes

Berikut adalah ciri-ciri diabetes menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC AS).

1. Sering Buang Air Kecil, Terutama di Malam Hari

Sebagian orang mungkin tidak sadar kalau hal ini masuk ke dalam ciri-ciri diabetes. Dikutip dari WebMD, rata-rata orang biasanya harus buang air kecil antara empat dan tujuh kali dalam 24 jam, tetapi pengidap diabetes mungkin buang air kecil lebih banyak.

Ketika gula darah naik, ginjal pada pengidap diabetes akan bekerja keras menyerap glukosa tersebut. Akhirnya, lebih banyak urine yang akan dikeluarkan, terutama di malam hari.

2. Rasa Haus yang Berlebih

Seperti yang dikatakan sebelumnya, ginjal akan bekerja keras untuk menyerap glukosa sehingga urine akan keluar lebih banyak. Apabila hal tersebut terjadi, kandungan air di dalam tubuh mengalami penurunan secara drastis, sampai-sampai membuat pengidapnya merasakan haus yang tidak kunjung usai.

3. Berat Badan Turun

Dikarenakan diabetes menghambat perubahan glukosa menjadi energi, akhirnya tubuh sulit mendapatkan sumber bahan bakar untuk menambah berat badan dan massa otot. Di saat yang sama, buang air kecil terus-menurus akan mengurangi kalori yang berguna sebagai stamina tubuh. Efek gabungan inilah yang membuat pengidap diabetes, terutama tipe 1 sulit mendapatkan berat badan yang berlebih.

4. Penglihatan Kabur

Walaupun hal ini tidak serta-merta langsung terjadi, penglihatan tidak jelas atau kabur merupakan salah satu gejala diabetes yang harus diwaspadai. Diabetes dapat menyebabkan pembuluh darah baru terbentuk di retina mata dan merusak pembuluh darah yang sudah terbentuk. Jika hal ini dibiarkan dalam jangka lama akan menyebabkan kebutaan secara permanen.

5. Infeksi Luka

Kadar gula yang tinggi dalam darah akan memperlambat penyembuhan luka secara alami dalam tubuh. Jika luka tersebut dibiarkan akan terkontaminasi oleh bakteri dan jamur sehingga menimbulkan infeksi. Tidak heran bila kita sering melihat amputasi kaki pada pengidap diabetes karena lambatnya penyembuhan luka yang dialami. Selain itu, pada wanita dengan diabetes lebih rentan mengalami infeksi jamur pada vagina.

6. Peradangan Gusi

Penyakit kronis seperti diabetes bisa melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan kuman dan bakteri sehingga hal ini meningkatkan risiko peradangan gusi dan tulang penopang gigi. Secara langsung gusi akan memerah dan bengkak jika mengalami luka pada rongga mulut.

Selain gejala di atas, masalah kulit dan sering kesemutan juga merupakan ciri-ciri diabetes. Maka dari itu, penting untuk mengontrol gula secara rutin di layanan kesehatan dan menerapkan pola hidup yang sehat. Sebab, peneliti telah membuktikan bahwa penyakit ini bisa mematikan manusia setiap lima detik.



Simak Video "Kemenkes RI Laporkan Peningkatan Prevalensi Penyakit Diabetes-Stroke"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/suc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT