Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat dan Komedo di Wajah Berminyak, Dok?

ADVERTISEMENT

Dokter Menjawab

Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat dan Komedo di Wajah Berminyak, Dok?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 12 Sep 2022 09:05 WIB
a beauty girl on the grey background
Foto: Dok. Thinkstock
Jakarta -

Pertanyaan:

Dok, saya mau tanya bagaimana cara menghilangkan jerawat dan komedo?

Wajah saya berminyak, berkomedo, dan banyak jerawat-jerawat kecilnya. Saya mau tanya pakai sabun apa dan yang cocok untuk kulit wajah seperti saya?

Terima kasih, Dok.

J (wanita, 25 tahun)

Jawaban:

Sebelum menjawab merk sabun wajah apa yang sebaiknya digunakan, kita bahas dulu keluhan yang dialami. Komedo merupakan salah satu bentuk jerawat yang paling ringan. Meskipun tidak ada bruntus ataupun bisul yang terlihat jelas, tetapi sudah ada komedo yang cukup banyak, maka bisa dikatakan seseorang mengalami kulit berjerawat.

Berangkat dari penjelasan tersebut, tentunya tidak akan cukup jika menangani jerawat dan komedo hanya menggunakan facial wash/sabun cuci wajah saja untuk mengatasi keluhan tersebut.

Meski demikian, memilih sabun cuci wajah juga tidak bisa sembarangan dan juga tidak bisa disamakan dengan semua pemilik kulit berjerawat karena bergantung dengan keadaan kulit masing-masing orang. Umumnya penggunaan sabun cuci wajah yang bersifat lembut (mengandung kata-kata "mild" atau "gentle"), dapat ditolerir oleh sebagian besar pemilik kulit berjerawat.

Sabun cuci muka yang mengandung bahan aktif seperti benzoil peroksida, asam salisilat, ataupun sulfur juga sering digunakan untuk pemilik kulit berjerawat dan dapat membantu meringankan keluhan.

Sebaiknya hindari penggunaan sabun cuci wajah yang bersifat alkali/pH tinggi/basa, karena dapat meningkatkan pH kulit dan justru membuat keluhan jerawat semakin parah. Hal ini disebabkan karena pH kulit yang meningkat tersebut mengganggu dan merusak lapisan sawar kulit.

Frekuensi cuci wajah juga harus diperhatikan, karena terlalu sering cuci wajah juga dapat merusak lapisan sawar kulit dan memperparah kondisi jerawat. Lakukan cuci wajah sebanyak 2 kali per hari menggunakan air suhu biasa dan jangan menggosok wajah terlalu kencang.

Setelah membersihkan wajah, ada obat-obat yang perlu digunakan untuk mengatasi keluhan wajah berjerawat tersebut. Obat yang diberikan biasanya memerlukan resep dokter spesialis kulit dan kelamin karena harus disesuaikan dengan derajat keparahan jerawat.

Saat berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin, juga dapat melakukan tindakan berupa ekstraksi komedo ataupun penyuntikan anti-radang pada jerawat yang besar, agar mengurangi risiko terjadinya bekas luka akibat jerawat di kemudian hari. Beberapa teknologi laser saat ini juga dapat membantu mengurangi jerawat.

Faktor lain seperti sinar ultraviolet dari matahari dan makanan dengan indeks glukosa yang tinggi juga berperan dalam terjadinya jerawat. Sebaiknya gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan PA ++ 15 menit sebelum beraktivitas dan diaplikasikan kembali setelah 2-3 jam.

Makanan dengan indeks glukosa yang tinggi memiliki ciri terasa manis terbukti meningkatkan angka terjadinya jerawat. Ada baiknya jika mengurangi konsumsi jenis makanan tersebut untuk membantu memperbaiki keluhan jerawat.

dr Benny Nelson, SpDV

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

RS Pondok Indah - Pondok Indah

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Mengenal 'Love Bombing' yang Disebutkan dalam Klarifikasi Agensi Arawinda"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT